Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus memacu pembangunan ruas jalan tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara, sepanjang 39,9 kilometer.
"Ada keterlambatan pekerjaan karena disubkontrakkan, karena itu kami terus mencari solusi mempercepat pekerjaannnya," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Manado, Rabu (15/11).
Ia mengatakan, pembebasan lahan terus dipacu, bahkan ada yang segmen yang sudah mencapai 95%, sementara pengerjaannya fisiknya di atas bervariasi hingga 34%.
"Jadi akan dievaluasi keterlambatan pengerjaan fisiknya pada segmen loan China, mungkin saja terlalu rendah membayar kepada sub kontaktornya," ujarnya.
Solusi mempercepat pengerjaan fisiknya, kata Basuki, akan dilakukan dengan menambah peralatan, pekerja serta penambahan waktu pengerjaannya dalam beberapa sif.
"Targetnya pada Desember 2018 Jalan Tol Manado-Bitung ini sudah selesai. Pembiayaannya, 7 km dari loan China, 7 km APBD murni dan 25 km oleh badan usaha jalan tol (BUJT) Jasa Marga Manado-Bitung," jelasnya.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV, Riel Mantik, mengatakan, suntikan dana pinjaman China sesuai dengan kontrak sebesar Rp1,2 triliun lebih, APBN tahun jamak sebesar Rp1,7 triliun, dan BUJT Jasa Marga Manado-Bitung sebesar Rp5,2 triliun.
"Masyarakat secara umum sudah mendukung pembebasan lahan, memang masih ada di seksi IIB yang akan dibebaskan. Mohon kerja samanya untuk pembebasan lahan itu," ujarnya.
Riel menambahkan, terbukanya akses jalan tol Manado-Bitung yang bentangannya melewati Kabupaten Minahasa Utara akan membantu mengurai kemacetan. Bahkan lebih dari itu, akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan hub port Kota Bitung. (Ant/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved