Keterlibatan Dua Terduga Teroris Masih Didalami

Gana Buana
12/11/2017 17:32
Keterlibatan Dua Terduga Teroris Masih Didalami
(MI/ARYA MANGGALA)

MARKAS komando Polres Dharmasraya, Sumatera Barat habis terbakar. Dua terduga pelaku ditembak lantaran melawan aparat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brighen Rikwanto menyampaikan, petugas Polres Dharmasraya terpaksa menembak dua orang mencurigakan yang ditemukan di sekitar Polres Dharmasraya ketika Mapolres tersebut terbakar. Dua orang tersebut diketahui membawa busur panah saat petugas tengah memadamkan kobaran api.

“Petugas sempat pemperingatkan dengan menembakan senjatabapi ke udara, namun dua orang tersebut melakukan perlawanan dengan melepaskan beberapa anak panah ke arah petugas," ujar Rikwanto, Minggu (12/11).

Menurut Rikwanto, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas sebab kedua orang tersebut melakukan perlawanan meski sudah diberikan peringatan. Akibatkan kedua orang tersebut meninggal dunia.

Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan sebuah busur panah, delapan anak panah, dua buah sangkur, sebilah pisau kecil, sarung tangan hitam, dan selembar kertas yang berisikan pesan Jihad dari "Saudara Kalian ABU 'AZzam Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah". Namun, belum dapat dipastikan apakah kedua orang itu terlibat dalam terjadinya kebakaran di markas Polres Dharmasraya.

"Sedang dalami, apakah ada hubungan antara kebakaran dan teroris yang tertembak," kata Rikwanto.

Seperti yang diketahui, peristiwa kebakaran tersebut diketahui petugas piket di Mapolres Dharmasraya pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.45. Mereka mencoba memadamkan api sambil berteriak mencari pertolongan. Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran datang dan berupaya memadamkan api. Saat itulah salah satu petugas melihat ada dua orang mencurigakan yang membawa busur panah. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya