Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor

Benny Bastiandy
09/11/2017 18:34
Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor
(MI/Benny Bastiandy)

PEMERINTAH Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menetapkan status siaga banjir dan longsor bersamaan mulai tingginya intensitas curah hujan sejak satu bulan terakhir. Penetapan status kebencanaan itu juga didasari terjadinya sejumlah kejadian bencana.

"Sudah ada penetapan lagi status siaga bencana longsor dan banjir yang ditandatangani bupati. Penetapannya mulai 31 Oktober hingga akhir Desember nanti," kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, saat dihubungi di Sukabumi, Kamis (9/11).

Eka menambahkan, dengan ditetapkannya status siaga bencana longsor dan banjir, maka ada peningkatan kesiapsiagaan bencana. Karena itu, ia mengimbau masyarakat, utamanya yang tinggal di wilayah rawan bencana, meningkatkan kewaspadaan bencana.

"Dengan kondisi curah hujan tinggi, tentunya harus ada peningkatan kewaspadaan," tegasnya.

Sejak awal pekan ini, sejumlah bencana dilaporkan terjadi di beberapa tempat di Kabupaten Sukabumi. Seperti meluapnya Sungai Cikahuripan di Desa/Kecamatan Cisolok. Bencana itu mengakibatkan tanggul jebol hingga merendam enam unit rumah warga. Bencana juga terjadi di tiga desa lainnya di Kabupaten Sukabumi.

Kamis pagi hingga siang, bencana juga terjadi di Kampung Lodaya RT 01/08 Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Bangunan ambruk akibat terjadi tanah longsor bersamaan hujan dengan intensitas tinggi.

"Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 09.15 WIB," kata Bambang, 53, warga sekitar.

Bambang mengaku bangunan rumahnya juga terancam longsor. Bencana di wilayah itu akibat tebing setinggi 25 meter dan lebar 40 meter longsor. Ia memprediksikan kerugian akibat ambruknya bangunan itu mencapai ratusan juta rupiah.

"Kalau korban jiwa tidak ada," tukasnya.

Bencana juga terjadi di Kampung Ciheulang Hilir RT 02/03, Desa Cihelang Tonggoh, Kecamatan Cibadak. Hujan deras disertai angin kencang merusak rumah milik Sirojudin, 54, setelah tertimpa pohon tumbang sekitar pukul 14.15 WIB.

Selain itu, pohon tumbang juga merusak satu unit kendaraan yang sedang melintas.

"Rumah dalam keadaan kosong, jadi tak ada korban luka maupun jiwa," kata Bhamin Komsos Koramil 0711 Cibadak, Pelda Dedin. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya