Pemkab Karimun Dirikan Dapur Umum Bantu Korban Kebakaran

Antara
05/11/2017 20:27
Pemkab Karimun Dirikan Dapur Umum Bantu Korban Kebakaran
(ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

PEMERINTAH Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mendirikan dapur umum dan tenda darurat untuk seratusan korban kebakaran yang menghanguskan sebanyak 32 rumah di Kelurahan Sei Lakam Barat, Tanjung Balai Karimun, pada Minggu (5/11) dinihari.

"Pemkab bersama Tagana mendirikan dapur umum, tenda darurat sambil menghimpun dana untuk warga yang dilanda musibah kebakaran," kata Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau lokasi kebakaran di RT 01 RW 02 Pulau Kambing, Sei Lakam Barat, Tanjung Balai Karimun, Minggu.

Aunur Rafiq mengatakan pemerintah daerah juga akan menyalurkan bantuan untuk meringankan beban para korban kebakaran. Dia juga mengimbau kepada warga masyarakat untuk ikut membantu para korban dengan datang langsung ke posko korban kebakaran yang telah didirikan.

"Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Karimun ikut berduka atas musibah yang melanda saudara-saudara kita. Nanti, kita akan data berapa jumlah rumah yang terbakar dan berapa orang yang menjadi korban. Untuk bantuan bencana, nanti akan ditangani Dinas Sosial," kata dia yang dalam kesempatan itu turut menyalurkan bantuan melalui posko kebakaran.

Kebakaran yang melanda kawasan Pulau Kambing, Sei Lakam Barat pada Minggu dinihari menghanguskan sedikitnya 32 rumah, dengan jumlah korban jiwa sekitar 117 jiwa.

Api dengan cepat menghanguskan rumah warga yang sebagian besar terbuat dari kayu, dan baru berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran bersama warga masyarakat berjibaku memadamkan api hampir satu jam.

Menurut Camat Karimun Arpan, sebagian warga mengungsi ke rumah keluarga, sebagian lain diungsikan ke masjid yang berdiri tidak jauh dari lokasi kebakaran tersebut.

"Semula, data kita menyebutkan ada 27 rumah, namun setelah didata lagi, ternyata jumlah rumah yang terbakar sebanyak 32 unit," kata Arpan.

Dia mengatakan, langkah utama yang dilakukan bersama Tagana, Dinas Sosial maupun pihak-pihak terkait lain adalah menghimpun bantuan termasuk dari masyarakat baik berupa dana, pakaian maupun makanan untuk para korban kebakaran.

"Sebagian besar korban kehilangan harta bendanya, termasuk pakaian. Ini yang akan kita prioritaskan," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, rumah-rumah yang terbakar menyisakan puing-puing berupa tiang penyangga rumah yang berada tidak jauh dari danau bekas galian tambang timah tersebut.

Aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian peristiwa untuk mengetahui penyebab musibah tersebut. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya