Sambut Pernikahan Kahiyang Warga Solo Syukuran Kue Putu

Ferdinand
05/11/2017 15:39
Sambut Pernikahan Kahiyang Warga Solo Syukuran Kue Putu
(ANTARA/Maulana Surya)

BERAGAM cara dilakukan warga Kota Surakarta, Jawa Tengah untuk mengungkapkan rasa suka cita menyambut pernikahan putri Presiden Joko Widodo dengan Muhammad Bobby Afif Nasution.

Salah satunya dengan menggelar acara syukuran kue putu pada ajang car free day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi, Minggu (6/11). Ratusan buah kue putu dibagikan gratis kepada warga yang sedang menikmati hari bebas kendaraan sepekan sekali itu.

Kue putu merupakan makanan tradisional yang dibuat dari tepung beras, gula jawa, garam, dan parutan kelapa. Adonan tepung beras dan garam dimasukan ke dalam potongan bambu dan diisi dengan irisan gula merah pada bagian tengahnya lalu dipadatkan.

Potongan bambu berisi adonan itu kemudian ditaruh di atas lubang-lubang kecil di atas sebuah kaleng berisi air panas. Uap dari air panas itulah yang akan mematangkan kue putu. Kue putu disajikan dengan parutan kelapa di atasnya.

Syukuran itu prakarsai oleh Roemah Rakjat. Penggagas acara, Danarsih Santoso menuturkan selain sebagai ungkapan kegembiraan syukuran kue putu itu juga menyiratkan doa dan harapan bagi Kahiyang dan Bobby serta keluarga besar Presiden Jokowi.

Sesuai namanya ‘putu’ yang dalam Bahasa Jawa berarti cucu, diharapkan setelah menikah Kahiyang dan Bobby segera diberikan momongan atau cucu untuk Presiden Jokowi.

“Setiap orang tua yang menikahkan anaknya selalu berharap segera mendapatkan cucu. Pengennya cepet-cepet momong cucu,” katanya.

Antusiasme menyambut pernikahan Kahiyang dengan Bobby juga ditunjukkan relawan pendukung Jokowi. Penanggung jawab relawan, Eko Sulistyo memperkirakan sampai hari ini sebanyak 6.000 orang relawan yang akan datang untuk menyaksikan momen berbahagia itu. Mereka datang atas biaya sendiri.

Untuk menyambut kedatangan para relawan itu, Eko dan timnya sudah menyiapkan tempat menginap di Asrama Haji Donohudan. Kapasitas normalnya sebanyak 3.000 orang, namun dengan tambahan tempat tidur ekstra bisa menampung 4.000 orang. Biaya akomodasi para relawan di Asrama Haji ini ditanggung secara pribadi oleh Presiden Jokowi.

Sementara untuk sisanya yang diperkirakan mencapai 2000 orang berinisiatif untuk mencari tempat menginap sendiri. Ada yang di tempat kerabatnya, ada pula yang menginap di hotel atas biaya pribadi. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya