Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARAPAN lahirnya pemimpin Jawa Barat yang agamis terus disuarakan jelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Sebagai provinsi besar yang mayoritas penduduknya muslim, calon gubernur-wakil gubernur dari kalangan pesantren sangat diharapkan untuk membawa perubahan yang lebih baik.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Barat, Hasan Nuri Hidayatullah, sangat berharap adanya pasangan Gubernur dan Wagub Jabar yang berlatar belakang pesantren.
"Saya pikir sangat diperlukan gubernur atau wakilnya dari kalangan pesantren," katanya di Bandung, Kamis (2/11).
Bagi dia, selain harus memiliki ilmu kepemimpinan yang baik, pemimpin pemerintahan pun harus memiliki keilmuan agama yang baik juga. Dengan begitu, calon Gubernur/Wagub Jabar dari latar belakang pesantren memiliki keilmuan agama yang baik sehingga mampu menjalankan kepemimpinan dengan baik juga.
"Bagaimana pun posisi religi atau agama dalam kepemimpinan masyarakat tidak bisa ditinggalkan. Orang sukses itu disandingkan iman dan amal saleh," katanya.
Terlebih, dia berharap religiusitas masyarakat Tanah Pasundan bisa ditingkatkan lagi. Di era globalisasi saat ini, masyarakat harus dibentengi oleh keimanan yang kuat.
"Bagaimana menciptakan Jawa Barat yang lebih religius lagi," katanya.
Selain itu, dengan adanya pemimpin dari lingkungan pesantren, Nuri berharap Pemprov Jabar memiliki komitmen yang jelas untuk meningkatkan perhatian kepada pesantren.
"Agar lebih punya perhatian ke pesantren. Wadahnya pesantren adalah NU," katanya.
Oleh karena itu, menurutnya, Pilgub Jabar 2018 merupakan momentum yang tepat untuk melahirkan pemimpin yang agamis. Terlebih, dia menilai saat ini terdapat sosok kandidat yang memiliki latar belakang pesantren.
Disinggung nama Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, menurut Nuri, layak untuk dikedepankan. Selain karena sama-sama nahdliyin serta kental dengan latar belakang pesantren, kata dia, Uu pun telah memiliki kepemimpinan baik di Tasikmalaya.
"Punya kapabilitas, terbukti dengan terpilih kembali menjadi bupati," ujarnya.
Hal serupa diungkapkan Rais Syuriah PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Abun Bunyamin Ruhiat. Menurutnya, ulama dan pesantren berperan besar dalam perjalanan bangsa.
"Pesantren itu benteng moral bangsa untuk mempertahankan NKRI," katanya.
Oleh karena itu, lanjut dia, Jabar sangat membutuhkan Gubernur-Wagub dari kalangan pesantren.
"Yang benar-benar pernah mengenyam pendidikan pesantren," katanya.
Abun pun menegaskan dukungannya kepada Uu Ruzhanul Ulum sebagai calon Wagub. Pasalnya, sosok Bupati Tasikmalaya itu kental dengan kultur pesantren serta memiliki kepemimpinan yang baik.
"Apalagi dipasangkan dengan Ridwan Kamil, bisa saling melengkapi. Pesantren ada, nasionalis ada, karena walau bagaimana pun kita majemuk," katanya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved