Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pedagang kaki lima Kawasan Malioboro, Yogyakarta, kembali akan menggelar Gerakan Selasa Wage Selasa (31/10). Kegiatan pada Gerakan Selasa Wage akan digunakan oleh kalangan PKL untuk melakukan aksi membersihkan Malioboro yang dilakukan oleh seluruh komunitas di kawasan tersebut.
Seluruh komunitas di kawasan Malioboro yang didukung oleh Pemerintah Kota Yogyakarta sudah berkomitmen untuk menjalankan gerakan tersebut guna memberikan waktu bagi Malioboro untuk berbenah.
Dengan adanya kegiatan seluruh kegiatan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang sisi kanan dan kiri Jalan Malioboro, baik pedagang yang berjualan pada malam hari maupun pedagang siang hari akan menghentikan aktivitas perdagangannya selama 24 jam penuh.
"Seluruh pedagang dan komunitas lain, tetap diminta untuk membersihkan kawasan tersebut dan sama sekali tidak diperbolehkan untuk berjualan atau melakukan kegiatan apapun," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, kemarin.
Heroe menyebut, sejumlah seniman dan budayawan sudah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kota Yogyakarta agar diperkenankan menggelar kegiatan di kawasan Malioboro pada Selasa Wage.
"Sudah ada yang mengajukan permohonan untuk kegiatan pada Selasa Wage, khususnya saat sore hari. Nanti akan kami lihat bagaimana koordinasi selanjutnya," kata Heroe yang menyebut kegiatan seniman tidak akan bertentangan dengan semangat Selasa Wage di Malioboro.
Hari Selasa Wage, sebenarnya adalah hari dan weton kelahiran Raja Kesultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Di lingkungan Keraton Yogyakarta sendiri, setiap Selasa Wage diselenggarakan kegiatan khusus uyon-uyon muryararas.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Syarif Teguh menambahkan, seluruh komunitas di kawasan Malioboro sudah memiliki komitmen bersama untuk menjalankan gerakan Selasa Wage.
"Harapannya, kegiatan ini akan menjadi sebuah kebiasaan bagi seluruh komunitas di Malioboro. Mereka akan otomatis melakukan kegiatan bersih-bersih bersama pada Selasa Wage," katanya.
Selain pedagang kaki lima, Syarif juga berharap ada keterlibatan yang lebih besar dari pemilik toko yang ada di sepanjang Malioboro. Salah satunya membersihkan corat-coret di dinding toko atau banyaknya tempelan liar. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved