Imigrasi Perketat Paspor ke Timur Tengah

MI
11/3/2015 00:00
Imigrasi Perketat Paspor ke Timur Tengah
(ANTARA/YUSUF NUGROHO)
DIRJEN Imigrasi mengakui pihaknya tidak bisa memantau dan membatasi pergerakan warga Indonesia yang ingin bepergian ke luar negeri. Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah menghilangnya warga di luar negeri ialah dengan memperketat proses pembuatan paspor.

"Hilangnya ke-16 warga Indonesia saat bepergian ke Turki tidak bisa dicegah karena kami tidak bisa memantau kepergian mereka. Yang bisa kami lakukan di Tanah Air setelah ini adalah memperketat pengurusan paspor," kata Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian, Dirjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM Mirza Iskandar, di Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin.

Ke-16 warga Surabaya, Jawa Timur, dan Surakarta, Jawa Tengah, menghilang di Turki, saat mereka mengikuti umrah yang digelar salah satu perusahaan tur. Mereka dilaporkan setelah tidak kembali ke rombongan.

Para WNI yang menghilang itu terdiri dari 5 pria dewasa, 4 perempuan dewasa, dan 7 anak-anak.

"Kebanyakan orang yang membuat paspor dengan tujuan Timur Tengah untuk keperluan umrah. Namun, kami tidak bisa memantau mereka saat melanjutkan perjalanan ke negara lain," lanjut Mirza. (HS/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya