Polisi Santri Senjata Ampuh Tangkal Radikalisme di Pangkep

Deny Irwanto/MTVN
24/10/2017 23:36
Polisi Santri Senjata Ampuh Tangkal Radikalisme di Pangkep
(MI/Abdus Syukur)

KEPOLISIAN Resort (Polres) Pangkajene dan Kepulauan punya cara ampuh mencegah paham radikal berkembang di wilayah hukumnya.

Kapolres Pangkajene dan Kepulauan AKBP Edy Kurniawan mengatakan, pihaknya sudah mempunyai belasan polisi santri yang ditugaskan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat.

"Polisi santri itu tugasnya sebagai wakil Polres Pangkep untuk memberikan dakwah, baik secara internal maupun kepada masyarakat terkait dengan masalah agama," kata Edy di Mapolres Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, Selasa (24/10).

Edy menjelaskan, polisi santri yang berjumlah 15 orang ditugaskan untuk mendatangi masyarakat yang tinggal di daerah jarang terjamah. Dalam praktiknya, polisi santri juga dibantu dengan sejumlah tokoh masyarakat dan TNI untuk sama-sama menangkal berkembangnya paham radikal.

"Untuk mengantisipasi setidaknya ada kegiatan tiga bulan sekali untuk melakukan kegiatan yang sama dengan sosialisasi kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, melakukan kegiatan mengajak mengantisipasi bahwa kegiatan-kegiatan itu tidak benar dan perlu diluruskan," jelas Edy.

Sebelum diterjunkan ke masyarakat, polisi santri terlebih dahulu dibekali dengan berbagai macam kegiatan keagamaan di pesantren yang sudah ditunjuk. Selama mendapatkan pembekalan, polisi santri juga diajarkan bagaimana bisa menyampaikan pesan kepada masyarakat agar mudah diserap.

"Sebelumnya ada training dari Polda, mereka dikumpulkan jadi satu, kemudian dimasukkan ke pondok pesantren beberapa hari. Setelah itu mereka keluar dan kita arahkan. Silakan membuat perencanaan kegiatannya, setelah itu laporkan kepada kita," pungkas Edy. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya