Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Motor di Cianjur

Benny Bastiandy/Budi Kansil
19/10/2017 20:38
Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Motor di Cianjur
(ANTARA FOTO/Rahmad)

HUJAN deras disertai angin kencang di Cianjur, Jawa Barat, mengakibatkan sebuah pohon angsana di Jalan Siliwangi tumbang, Kamis (19/10) siang.

Sebuah mobil minibus bernomor polisi Z 1820 LA dan sepeda motor yang sedang parkir di ruas jalan itu rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

"Waktu itu terdengar suara brakk..saya kaget dan segera melihat ke luar. Ternyata sebuah mobil dan motor tertimpa pohon," kata Agus, 43, pemilik kios, Kamis.

Mobil yang tertimpa pohon diketahui milik Kepala SDN Peuteuycondong Kecamatan Cibeber, Rahmat Edi Mulyadi. Ia sengaja memarkirkan mobilnya di ruas Jalan Siliwangi karena menghadiri acara di Pendopo Kabupaten Cianjur.

"Saat itu saya sedang berada di pendopo. Saya dikabari mobil tertimpa pohon pada bagian kap mesinnya," jelas dia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengaku bakal segera berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jabar menyikapi mulai tingginya intensitas kebencanaan di Kabupaten Cianjur. Utamanya di wilayah Cianjur selatan yang rentan berpotensi terjadi bencana alam.

"Kami akan rapat di Bandung untuk menentukan langkah selanjutnya," kata Asep.

Ia menyebutkan meskipun saat ini sudah memasuki musim penghujan, secara formil belum mendapatkan surat imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyangkut kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana banjir maupun tanah longsor. Namun, BPBD tak bersikap pasif lantaran Asep sudah memerintahkan jajarannya selalu siaga selama 24 jam menghadapi berbagai kemungkinan.

"Tahun ini memang cuaca sulit diprediksi. Sebetulnya masih di musim kemarau, tapi di awal bulan ini sudah masuk musim hujan dengan intensitas tinggi," kata Asep.

Ia pun mengingatkan warga, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, agar selalu berhati-hati dengan berbagai potensi kebencanaan saat ini.

"Segera laporkan jika melihat gejala terjadinya potensi bencana. Warga juga harus waspada," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya