Banjir Bandang Melanda Wilayah Selatan Malang

Bagus Suryo
18/10/2017 18:16
Banjir Bandang Melanda Wilayah Selatan Malang
(Foto ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

BANJIR bandang merendam sejumlah dusun di selatan Kabupaten, Jawa Timur, setelah hujan deras mengguyur kawasaan setempat, Rabu (18/10). Ketinggian air hingga merendam atap rumah warga.

Sejauh ini, petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Search And Rescue (SAR) Palang Merah Indonesia, TNI, Polri dan relawan, mengevakuasi warga ke sejumlah tempat yang aman.

Setidaknya, ada empat dusun di Desa Sitiarjo terdampak banjir, yaitu Rowoterate, Palung, Sitiarjo, dan Krajan Kulon. Bencana itu membawa material lumpur, batu, dan kayu, menerjang seluruh dusun sekaligus memutus akses jalan desa.

"Banjir terparah di Dusun Rowoterate. Di dusun itu, seluruh kawasan terendam, ketinggian air hingga atap rumah," tegas Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, kepada wartawan, Rabu petang.

Situasi bahaya itu menggerakkan petugas untuk segera menyelamatkan warga. Mereka mengevakuasi warga dan hewan ternak menggunakan perahu karet, sebab jalan desa tidak bisa dilalui kendaraan bermotor roda empat.

Kendati tidak ada korban jiwa, bencana banjir ini menimbulkan kepanikan warga. Pasalnya hujan deras masih mengguyur kawasan setempat menyusul air di Sungai Panguluran terus meluap. Apalagi, banjir menjadi lambat surut karena bersamaan dengan air laut sedang pasang.

"Kami sudah menetapkan darurat banjir. Penanganan sudah dilakukan, sekarang masih mendata kerusakan," katanya.

Sejauh ini, lanjutnya, seluruh warga di daerah paling parah terdampak bencana sudah dievakuasi. Petugas juga sudah menyalurkan bantuan bahan pokok dan makanan.

Adapun bencana ini saban tahun melanda kawasan setempat. Selain karena meluapnya sungai, tanaman keras di perbukitan banyak yang gundul. Kendati demikian, warga menolak direlokasi ke tempat lebih aman.

Sementara pendataan oleh petugas Kecamatan Sumbermanjing Wetan menyebutkan, sedikitnya 100 rumah warga terendam. Kendati banjir mulai surut, hujan masih mengguyur kawasan setempat.

Karenanya warga diminta tetap bertahan di penampungan sementara sembari menunggu instruksi petugas hingga situasinya benar-benar aman. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya