Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KENDATI mulai memasuki musim penghujan, titik panas indikator kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra kembali meningkat. Saat ini, sedikitnya terpantau sebanyak 96 titik panas dengan jumlah terbesar terdapat di Riau, yaitu sebanyak 25 titik.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Sukisno, mengatakan, lonjakan titik panas yang mencapai 96 titik di Sumatra terpantau Satelit Terra dan Aqua pada pukul 16.00 WIB, Rabu (18/10). Jumlah titik panas yang terbesar sepanjang Oktober ini diketahui tersebar di 10 provinsi di Sumatra.
"Titik panas terdapat di Aceh sebanyak 8 titik, Sumut (Sumatra Utara) 12 titik, Sumbar (Sumatra Barat) 21 titik, Sumsel (Sumatra Selatan) 13 titik, Jambi 9 titik, Bengkulu 2 titik, Lampung 1 titik, Kepulauan Riau 4 titik, Bangka Belitung 1 titik, dan Riau 25 titik panas," jelas Kisno.
Dia menjelaskan, sebanyak 25 titik panas di Riau terdeteksi berada di wilayah Bengkalis sebanyak 3 titik, Rokan Hilir 4, Kampar 1 titik, Dumai 5 titik, Kuantan Singingi 2 titik, Pelalawan 2 titik, Rokan Hulu 2 titik, Siak 3 titik, dan Indragiri Hulu sebanyak 3 titik.
Adapun titik panas di Riau dengan tingkat kepercayaan lebih dari 70% terpantau sebanyak 11 titik. Titik panas yang dipercaya merupakan titik api karhutla itu berada di Bengkalis, Dumai, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu dengan masing-masing 2 titik panas, kemudian Rokan Hilir, Kampar, dan Rokan Hulu masing-masing 1 titik panas. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved