Jalur Selatan Penerbangan Dibuka untuk Sipil

Heri Susetyo
18/10/2017 12:44
Jalur Selatan Penerbangan Dibuka untuk Sipil
(Ilustrasi -- MI/Amiruddin Abdullah)

JALUR penerbangan selatan Pulau Jawa yang selama ini hanya dipergunakan untuk pesawat militer, sejak pertengahan Oktober sudah bisa digunakan untuk jalur penerbangan sipil domestik.

Dibukanya jalur selatan ini karena semakin padatnya rute penerbangan jalur utara. Jalur selatan Pulau Jawa sebelumnya tidak bisa dilewati untuk penerbangan sipil, karena jalur tersebut digunakan untuk penerbangan pesawat militer milik TNI Angkatan Udara.

Pesawat TNI AU di Pangkalan Udara Iswahyudi Madiun, Jawa Timur, menggunakan jalur tersebut untuk latihan pesawat militer seperti F-16 dan Sukhoi.

Namun karena jalur penerbangan utara Pulau Jawa semakin padat, pemerintah akhirnya membuka rute penerbangan selatan untuk sipil domestik. Namun dibukanya rute selatan untuk penerbangan sipil hanya untuk rute penerbangan Jakarta-Bali di jam-jam yang ditentukan. Selain itu pesawat sipil yang melintas di jalur selatan juga harus pada ketinggian yang ditentukan.

"Hanya boleh dilewati pesawat di ketinggian 310-350 kalau tidak salah," kata General Manager PT Air Nav Indonesia Rosedi, Rabu (18/10).

Apabila dibukanya jalur baru ini sukses, rute lain ke arah Indonesia timur seperti Kupang juga bisa menggunakannya. Rute penerbangan Jakarta-Bali dikenal sebagai rute padat bahkan terpadat nomor lima di dunia. Dengan dibukanya jalur penerbangan selatan ini, kepadatan frekuensi jalur utara Pulau Jawa bisa dikurangi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya