Angka Kemiskinan Blora Tinggi

Akhmad Safuan
18/10/2017 12:38
Angka Kemiskinan Blora Tinggi
(Bupati Blora Djoko Nugroho -- Dok. Youtube)

PEMERINTAH Kabupaten Blora, Jawa Tengah lakukan berbagai upaya untuk mengurangi angka kemiskinan yang masih tinggi yakni dengan meningkatkan pemberdayaan perekonomian warga.

Meskipun memiliki sumber daya alam yang cukup besar seperti hutan jati, pertambangan minyak dan hasil bumi berlimpah, kemiskinan di Kabupaten Blora masih cukup tinggi.

Kesulitan bangkitnya perekonomian di daerah itu, mendorong Pemerintah Kabupaten Blora untuk lebih kreatif dan inovatif untuk meningkatkan taraf hidup warganya. Sehingga berbagai upaya ditempuh untuk dapat mengurangi angka kemiskinan yang tinggi.

Berdasarkan data, angka kemiskinan di Blora terhitung tinggi yakni mencapai 13% dari jumlah penduduk atau sekitar 113 ribu orang. Jika dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Tengah, angka kemiskinan di Kabupaten Blora menempati ranking 21.

"Meskipun berat, kita bertekad mengurangi angka kemiskinan yang masih tinggi dengan berbagai upaya dan daya," kata Bupati Blora Djoko Nugroho seusai pengukuhan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora, Rabu (18/10).

Bupati Djoko Nugroho mengatakan dengan dikukuhkannya Baznas Blora ini diharapkan akan dapat mengurangi angka kemiskinan yang masih tinggi di
Blora. Sehingga diharapkan Baznas dapat bersinergi dan bekerja sama dengan instansi pemerintah.

Dalam pengentasan kemiskinan, tutur Djoko, berbagai upaya terus dilakukan baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Langkah yang sudah dilakukan seperti penerima program keluarga harapan (PKH) di Blira sebanyak 24.489 keluarga berhasil mengentaskan warga cukup besar.


"Yang terpenting berbagai program bantuan itu tepat sasaran," tegas Djoko. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya