Bandara Makassar Gagalkan Pengiriman 15 Sumbu Detonator

Lina Herlina
17/10/2017 20:39
Bandara Makassar Gagalkan Pengiriman 15 Sumbu Detonator
(ANTARA FOTO/Jojon)

PETUGAS Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, (16/10) malam, berhasil mendeteksi pengiriman belasan sumbu detonator. Kendati keberadaan detonator itu bom baru diketahui setelah di ruang kargo.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (17/10), membenarkan adanya 15 buah sumbu detonator bom yang diamankan.

"Belasan detonator bom itu rencananya akan dikirim ke Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), menggunakan pesawat Lion Air JT 780," jelasnya.

Identitas pengirim yang tertera di paket detonator atas nama Merry, warga Kota Malang, Jawa Timur. Dan identitas penerima bernama Slamet dan Megawati, yang merupakan warga Jalan Saiful Muluk, Desa Buntune Toli Toli, Sulawesi Tengah.

"Pengiriman detonator berasal dari PT KGP Kota Malang dan transit di Kota Makassar kemudian akan kembali dikirim menuju Kota Palu," kata Dicky.

Tim saat ini menelusuri asal pengiriman detonator bom hingga tujuannya ke Kota Palu dengan berkoordinasi bersama tim Detasemen Khusus (Densus) 88, penjinak bom, Gegana, Laboratorium Forensik (Labfor), serta Polda Sulteng, mencari tujuan pengiriman detonator bom tersebut.

Pengiriman serupa, bukan kali pertama, sebelumnya, petugas Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar, juga menggagalkan pengiriman 500 detonator bom ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Awalnya, 500 alat pemicu bom yang terpaket rapi dalam sebuah kardus tersebut hendak melewati pemeriksaan pemindai sinar X di Terminal Kargo Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar.

Namun, petugas mencurigai paket tersebut. Paket itu kemudian dibongkar. Ternyata ada ratusan detonator bom di dalam lima bungkusan kue. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya