Dua Gajah Sumatra Mati Tersengat Arus Listrik

Ferdian Ananda Majni
16/10/2017 19:44
Dua Gajah Sumatra Mati Tersengat Arus Listrik
(MI/Amiruddin Abdullah)

SEBANYAK dua ekor gajah sumatra ditemukan mati di Dusun Semedang Jaya, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Rantau Peureluak, Kabupaten Aceh Timur. Gajah itu mati diduga terkena pagar beraliran listrik yang dipasang warga setempat.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sapto Aji Prabowo, Senin (16/10), mengatakan, gajah yang berjenis kelamin jantan berumur 10 tahun dan betina berumur 20 tahun, ditemukan oleh warga yang kemudian dilaporkan kepada anggota Forum Konservasi Leuser (FKL)

"BKSDA mendapatkan laporan, sekitar pukul 11 siang Minggu (15/10). Petugas BKSDA Resort Langsa kemudian meluncur ke TKP untuk memgamankan bangkai gajah yang ditemukan masih lengkap dengan gadingnya," katanya.

Tim gabungan yang terdiri atas BKSDA Aceh, Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatra, Satreskrim Polres Aceh Timur, FKL, dan WCS yang dipimpin Kepala BKSDA Aceh, telah melalukan olah TKP serta autopsi terhadap bangkai gajah untuk mengambil beberapa sampel organ untuk diuji di laboratorium.

"Autopsi terhadap bangkai gajah untuk mengambil beberapa sampel organ untuk diuji di laboratorium. Dari olah TKP dan autopsi, kesimpulan sementara bahwa gajah mati karena terkena sengatan pagar listrik yang dipasang warga di kebun mereka," sebutnya.

Sapto menambahkan, BKSDA Aceh secara resmi telah membuat laporan polisi (LP) ke Polres Aceh Timur dan penyidik akan mulai memeriksa beberapa orang saksi. BKSDA berharap agar penegakan hukum dapat dilakukan.

"Kami mengimbau agar masyarakat atau pihak mana pun tidak memasang pagar beraliran listrik yang mematikan. Karena tak hanya mengancam satwa liar, tetapi juga keselamatan warga," pungkasnya. (MR/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya