Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pencari ikan air tawar bernama Julianto, 34, diterkam buaya saat beraktivitas di sungai kawasan Desa Gampoeng Baro Sayeueng, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh.
Akibatnya, bagian lengan tangan kiri nelayan itu remuk dan luka parah setelah diserang hewan melata bergigi banyak tersebut.
Konflik antara nelayan pencari ikan sungai dan buaya liar itu terjadi Minggu (15/10) menjelang malam sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, Julianto sedang mengayuh sampan hendak memancing dan menjaring ikan di sungai yang berhulu ke rawa dan bermuara ke laut Samudra Hindia itu.
Tiba-tiba, seekor buaya besar muncul dari dalam air dan mendekati sampan milik korban. Awalnya, korban berusaha menjauh dan menghindari hewan yang matanya melotot tersebut. Namun, buaya langsung mengejar dan menyerang korban dari dalam air.
Karena kuatnya serangan buaya besar itu, korban sempat terjatuh dan terseret ke dalam air. Untuk membela diri Julianto sempat bergumul melawan serangan ganas saat itu.
Buaya menggigit sekitar lipatan tangan kirinya sehingga berdarah-darah dalam air. Begitu berhasil lepas dari mulut besar panjang hewan buas tersebut, korban berusaha naik ke sampan dan dengan cepat mengayuh ke tepi sungai.
Berkat bantuan warga sekitar, saat malam senja itu juga korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Teuku Umar di Kota Calang, ibu kota Kabupaten Aceh Jaya.
"Saya di serang saat sefang mengayuh sampan sehingga sempat terseret dalam air. Bagian sekitar lipatan tangan kiri parah akibat gigitan buaya" kata Julianto, Senin (16/10). (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved