Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 11 warga di Kampung Cicondong RT 03 RW 09, Kelurahan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terpaksa dilarikan ke RSU dr Soekarjo dan Puskesmas Karanganyar setelah mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki akibat gas elpiji 3 kilogram meledak.
Peristiwa nahas itu terjadi saat mereka sedang memasak di salah satu rumah warga setempat yang akan menggelar hajatan pernikahan.
"Kejadian itu terjadi pada pukul 06.45 WIB di salah satu keluarga yang menggelar hajatan pernikahan, pihak keluarga mengundang sejumlah tetangganya untuk membantu mereka sebagai juru masak. Salah seorang juru masak, Encum, 40, mencium gas elpiji 3 kilogram dalam kondisi bocor dan memaksa membuka regulator, tanpa diduga api dari tungku secepat kilat menyambarnya," kata Kapolsek Kawalu, AKP Lasimin, Minggu (15/10).
Lasimin mengatakan, api yang menyebar ke ruangan dapur itu kemudian mengakibatkan gas elpiji 3 kilogram meledak. Akibatnya, 11 juru masak yang sedang berada di dalam dapur terjebak dan mengalami luka-luka bakar.
Sementara warga yang mendengar ledakan dan kebakaran langsung mengevakuasi satu per satu korban untuk dikeluarkan dari dalam ruangan dan kemudian melarikannya ke Puskesmas Karanganyar dan RSUD dr Soekarjo, Kota Tasikmalaya.
"Untuk 3 orang korban telah dilarikan ke RSUD dr Soekarjo karena kondisinya kritis dan 8 orang dirawat di Puskesmas Karanganyar, yakni bernama, Indra Arapat, 25, Entoh, 50, Cucum, 45, Dodoh, 43, Oyah, 60, Emang, 60, Tutik, 45, Adi, 20, Encum, 40, Ade Asmanah, 45 dan Darya, 50. Sedangkan saksi Yudi Supriadi, 36, dan Nurmayanti, 22," terang Kapolsek.
Meski mengalami musibah, kata Lasimin, pesta pernikahan keluarga calon pengantin Gilang dari Bandung dan Nurmayanti terus berlanjut. Pihak keluarga yang menggelar hajatan tersebut akhirnya memesan masakan dari katering. Sedangkan biaya pengobatan para juru masak yang menjadi korban ledakan gas tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak keluarga yang menggelar acara pernikahan tersebut.
"Kami akan menanggung biaya pengobatan bagi tetangga korban yang mengalami kebakaran dan tentunya sekarang ini semuanya masih dalam perawatan di Puskesmas dan RSUD dr Soekarjo. Karena para korban juga ada saudara dan ada juga tetangga rumah yang membantu dalam memasak makanan," papar Nurmayanti. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved