Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kampung Lio RT 02/02 Desa Sukasari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (14/10) petang kemarin, sekitar pukul 16.45 WIB, melumpuhkan seekor monyet liar yang kerap meneror permukiman hingga melukai belasan anak kecil. Sebelum dilumpuhkan warga, monyet itu sempat masuk ke salah satu rumah.
"Monyet itu memang jadi buruan kami karena selama ini kerap melukai warga, khususnya anak kecil di sejumlah tempat," kata Fey Guspania, 29, anggota Perbakin Kabupaten Cianjur, Minggu (15/10).
Awalnya, kata Fey, anggota Perbakin memburu monyet liar itu ke kampung yang berbeda. Namun, ketika mendengar monyet itu berada di Kampung Lio, anggota Perbakin pun bergeser ke wilayah tersebut.
"Saat itu warga beramai-ramai sedang memburu monyet itu. Karena terdesak, monyet itu sempat masuk ke rumah warga," jelasnya.
Semula para anggota Perbakin akan menembak primata itu. Namun, upaya itu terlalu riskan karena terlalu berkerumun masyarakat.
"Akhirnya monyet itu dikepung warga menggunakan alat seadanya," tuturnya.
Sebelum dilumpuhkan warga, monyet itu berusaha melawan. Warga pun harus berhati-hati karena monyet itu memperlihatkan taring gigi dan cakarnya. Setelah dilumpuhkan, monyet itu dibawa ke Polsek Karangtengah.
"Warga menyebutnya si Pecak," kata anggota Bahabinkamtibmas Desa Sukasari, Aipda Ferry Iskandar, Minggu.
Sejak tiga bulan terakhir, sejumlah kawasan permukiman di Kabupaten Cianjur kerap diteror monyet liar. Setidaknya sudah 18 anak kecil menjadi korban amuk kawanan monyet liar. Terakhir dialami Putri Aisyah, bayi berusia 9 bulan, anak Ratna Wulan, 35, warga Kampung Leles Desa Sukamanah Kecamatan Karangtengah, Rabu (11/10) pagi.
Aisyah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Cianjur karena mengalami luka gigitan pada bagian pipi sebelah kanan.
Sementara itu, di Kampung Munjul Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur, monyet liar itu menyerang Pepi Lidiasari, 2. Bocah perempuan itu sempat diseret monyet dari kursi sejauh 5 meter. Putri dan Pepi menambah daftar panjang korban amuk monyet liar di Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan data, korban serangan monyet itu di antaranya Syifa Awaliyah, bayi berumur 7 bulan, Faeyza Syuza, 3, warga Kampung Munjul RT 2/7 Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur, Rido, 2, Maryam, 2, Ilham, 6, dan Nuraeni, 5. (BK/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved