Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Yayasan Satunama, menyelenggarakan Program Kelas Politik Cerdas Berintegritas (PCB) di Banjarmasin, Kalsel. Program ini bertujuan untuk melahirkan politisi masa depan berintegritas di Tanah Air.
Kegiatan itu berlangsung di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel, Selasa (10/10), diikuti puluhan pelajar, mahasiswa, dan politisi. Tujuan kegiatan membentuk generasi muda Indonesia dan Kalsel khususnya memiliki pola pikir, sikap, dan perilaku mencerminkan ideologi politik yang berintegritas.
Koordinator Unit Politik Deputi Pencegahan KPK, Alfi Rachman Waluyo, menjelaskan, program kelas itu telah dilakukan sejak 2006 di 9 provinsi yaitu Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua Barat, dan Kalsel.
"Sebanyak 433 anak muda tingkat SMA sederajat dan tingkat perguruan tinggi telah berpartisipasi aktif sebagai peserta dalam pelaksanaan Kelas PCB tingkat pratama tahun lalu. Sesuai kelas pratama, mereka diminta untuk membuat aksi nyata yang menunjukkan dukungan dan komitmen mereka terhadap politik yang bersih jujur dan antikorupsi," ucapnya.
Tahun ini, Kelas PCB Tingkat Madya dilaksanakan sebagai kelanjutan dari Tingkat Pratama. Dengan tujuan besar melahirkan politisi masa depan yang berintegritas.
"Sedikit berbeda dengan penyelenggaraan di Tingkat Pratama, pada Kelas PCB Tingkat Madya juga disertakan kelas untuk para politisi lintas partai yang telah tergabung dalam partai politik. Politisi yang menjadi peserta adalah mereka yang berusia 25-45 tahun dan memegang jabatan struktural baik di level wilayah daerah maupun pusat," sebutnya.
Sementara Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Wing Ariansyah, berpesan kepada para peserta untuk memaanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik guna menggali apa saja yang bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari.
"Jadikan kelas ini sebagai media dan instrumen untuk membawa daerah bangsa dan negara menuju masa depan yang lebih baik," ucapnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved