Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi berkekuatan 3.9 Skala Richter (SR), Selasa (10/10) petang, kembali menguncang wilayah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pusat gempa bumi berada di 30 kilometer arah Barat Laut Kota Lembata dengan koordinat 8,21 Lintang Selatan dan 123,39 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 km, kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kupang/Koordinator BMKG NTT, Hasanudin, di Kupang, Selasa.
Berdasarkan catatan BMKG, sejak dini hari hingga petang ini, sudah terjadi lima kali gempa di wilayah itu.
Gempa pertama berkekuatan 4,5 SR terjadi pada pukul 00.53.33 Wita. Gempa berlokasi pada 8,29 Lintang Selatan dan 123,48 Bujur Timur. Gempa tersebut terjadi pada 20 km Barat Laut Lembata di kedalaman 10 km. Gempa tersebut dirasakan di Lembata II SIG (II-III MMI) dan Kabupaten Flores Timur I SIG (I-II MMI).
Gempa kedua berkekuatan 4,3 SR terjadi pada pukul 02.15.42 Wita. Gempa berlokasi pada 8,37 Lintang Selatan, 123,46 Bujur Timur. Gempa tersebut terjadi pada 11 km Barat Laut Lembata di kedalaman 10 km.
Gempa susulan ketiga terjadi pada pukul 02.24.43 Wita dengan kekuatan 4,6 SR. Gempa berlokasi pada 8,15 Lintang Selatan, 123,47 Bujur Timur pada 35 km Barat Laut Lembata. Gempa tersebut terjadi pada 35 km Barat Laut Lembata pada kedalaman 11 km.
Gempa susulan keempat berkekuatan 4,9 SR. Gempa bumi tersebut berpusat di 23 km arah Barat Laut Kota Lembata, dengan koordinat 8,26 LS dan 123,47 BT di darat pada kedalaman 10 km. Gempa yang terjadi di Lembata tersebut dirasakan cukup kuat di Pulau Adonara dan Larantuka, Kabupaten Flores Timur. (Ant/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved