Sumbar Tawarkan Investasi Energi Terbarukan kepada Perusahaan Jerman

Yose Hendra
10/10/2017 18:21
Sumbar Tawarkan Investasi Energi Terbarukan kepada Perusahaan Jerman
(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

GUBERNUR Sumatra Barat Irwan Prayitno dan jajarannya menawarkan kerja sama dan investasi di sektor energi terbarukan kepada MAN Diesel & Turbo, dalam kunjungan kerja di Oberhausen, Jerman, Selasa (10/10).

Kabiro Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal, mengatakan, saat ini kebijakan kelistrikan nasional memungkinkan swasta untuk ikut investasi di sektor ini.

"Ada potensi geothermal, mikrohidro, dan biogas yang bisa dikerjasamakan," ujarnya menerangkan kunjungan kerja Gubernur Sumbar ke Jerman, di Padang, Selasa.

Terhadap ajakan kami, lanjut Irwan, Senior Wakil Presiden Pemasaran dan Kontrak Power Generation Turbomachinery, salah satu divisi dari perusahaan MAN Diesel & Turbo Armin Haller didampingi stafnya, Holger Kube dan Frederico Marques, pihaknya fokus pada produksi turbin dan mesin pembangkit listrik.

Perusahaan MAN Diesel & Turbo sudah banyak bekerja sama dengan Indonesia. Antara lain dengan PLN, PT Pindad, dan PT Pusri.

Selain pertemuan, rombongan juga diajak keliling melihat pabrik pembuatan aneka turbin dan mesin pembangkit listrik. Pabrik MAN di Oberhausen merupakan yang tertua. Sudah 250 tahun mereka berproduksi.

Usai mengunjungi pabrik turbin MAN Diesel & Turbo, rombongan yang didampingi Dhani Eko Wibowo dan Suprapto dari KBRI Berlin dan Ibnu Prispermana serta Lucky Artha El Saud dari KJRI Frankfurt, mengunjungi pabrik mobil pemadam kebakaran di Duisburg.

Selama di Jerman, sudah diagendakan beberapa pertemuan dalam rangka penanaman modal dan investasi. Antara lain di Dusseldorf, Oberhausen, Duisburg, dan Muenchen.

Sisi lain, Jasman membantah keberangkatan Irwan bersama rombongan ke Jerman disebut pelesiran. Menurutnya, gubernur dan rombongan ke Jerman dalam rangka kunjungan kerja.

"Itu ada surat tugasnya. Direstui oleh Mendagri (Menteri Dalam Negeri) dan DPRD (Sumbar)," tukasnya.

Jasman mengutarakan, gubernur dan rombongan berada di Jerman pada 11 Oktober untuk menghadiri Allgemeine Nahrung Genussmittel Austellung (Anuga) 2017 di Kota Cologne. Jumlah anggota rombongan gubernur sebanyak 20 orang, termasuk penari dan juru masak.

Pada pameran itu, para penari akan menampikan tarian Minang, sedangkan juru masak melakukan demo memasak masakan khas Minang.

"Anuga adalah salah satu pameran makanan dan minuman internasional terbesar di dunia. Sumbar satu-satunya provinsi yang diundang dalam pameran ini. Karena itu, kita manfaatkan kunjungan ini semaksimal mungkin untuk menumbuhkan penjualan dan memperbesar kapasitas pasar UMKM kita. Delegasi Pemprov Sumbar menampilkan produk kuliner unggulan UMKM Sumbar pada Sumbar ikut serta dalam pameran ini dengan produk lokal, seperti rendang, kopi, gula merah bubuk, kerupuk, dan aneka makanan lainnya," terangnya.

Sebelumnya, Fraksi NasDem di DPRD Sumbar menolak keras kunjungan kerja ke luar negeri ini. Mereka menganggap tidak penting dan hanya menghabiskan anggaran.

Sikap tegas Fraksi NasDem menjadikan anggota DPRD Sumbar yang diperkirakan berangkat hanya 59 orang dari 65 anggota dewan. Artinya, minus 6 anggota dari Fraksi NasDem.

"Kita satu-satunya menolak. Kita berenam, dan tidak ikut dalam rencana tersebut," ujar Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumbar, Risnaldi.

Dia menilai, penolakan ini berlandaskan dari asumsi agenda yang diusung tidak penting, bahkan salah kaprah. Mirisnya, saat bersamaan, Pemprov Sumbar dengan gubernurnya juga berencana bertolak ke Jerman, 5-10 Oktober, dengan agenda ikut pameran perdagangan. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya