Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ERUPSI 2010 menyisakan memori sedih bagi warga lereng Merapi dan sekitarnya, termasuk para petani salak. Salak pondoh yang tinggal hitungan hari untuk dipanen rusak gara-gara muntahan material dari Gunung Merapi.
Sudaryanto yang akrab disapa Ipung masih ingat betul saat erupsi Merapi 2010 terjadi. Jarak rumahnya dengan puncak Merapi hanya sekitar 15 kilometer, sehingga dampak erupsi Merapi sangat dirasakannya.
Ia bersama keluarga saat itu meninggalkan rumah dan kebun salak mereka untuk mengungsi selama 15 hari. ''Pohon salak kena debu, pasir, hingga batu. Tanaman banyak yang roboh,'' kata dia.
Setelah erupsi berlalu, Sudaryanto kembali ke desanya. Ia mendapati banyak pohon salak tumbang menutupi jalan. Ada pohon salak yang mati, dan ada pula yang tetap hidup meski tumbang.
''Saat itu menjelang masa panen, buah salak yang seharusnya akan dipanen rusak terkena abu vulkanis,'' ujarnya.
Akibatnya, buah salak dijual dengan harga sangat murah. Bahkan yang tidak dibeli terpaksa dibuang. Pascaerupsi merupakan masa-masa sulit bagi para petani salak di lereng Merapi, termasuk Sudaryanto. Lahannya yang seluas 1.000 meter dengan 500 pohon nyaris tidak beraturan bentuknya.
Perlu dua tahun bagi para petani salak bangkit dari masa sulit.
"Saat ini, kebun salak agrowisata Turi seluas 18 hektare sudah kembali pulih," terang dia yang baru saja melewati masa panen raya pada November-Desember.
Pariwisata di agrowisata pun sudah mulai pulih. Menurutnya, jumlah wisatawan yang berkunjung ke agrowisata salak rata-rata bisa di atas 200 orang per hari.
Namun, ada kalanya tidak ada wisatawan yang datang. Senada dengan Sudaryanto, Ketua Kelompok Tani Duri Kencana, Kecamatan Tempel, Musrin juga masih ingat erupsi Merapi 2010 meluluhlantakkan kebun salak di wilayahnya. Setelah lima tahun berlalu, kata dia, pohon-pohon salak yang ada sudah kembali berproduksi seperti biasa. ''Sekarang sudah kembali seperti semula. Sayangnya, harga salak pondoh sekarang jatuh dan pembeli tidak seramai dulu,'' ungkapnya.
Lebih murah
Menurut dia, jatuhnya harga salak pondoh sekarang disebabkan banyaknya bibit salak pondoh dari Sleman yang sudah dikirim ke luar daerah.
Sebagai perbandingan, lanjut dia, dulu pada 1985, ia bisa membeli 10 kilogram beras dengan menjual 1 kilogram salak pondoh. Namun, sekarang, harga salak pondoh jatuh bahkan lebih murah daripada harga beras.
Musrin mengenang masa-masa kejayaan salak pondoh. Menurut dia, salak pondoh telah meningkatkan perekonomian kelompok taninya yang beranggotakan 80 anggota. ''Berkat salak pondoh, rumah warga yang dulunya masih terbuat bambu dan berlantai tanah sekarang sudah jauh lebih baik dengan berdinding semen dan berlantai keramik,'' kata dia.
Ia pun berharap harga salak pondoh bisa lebih baik lagi. Berbagai cara juga telah dilakukan agar kualitas salak pondoh diakui, di antaranya dengan mendaftarkan hak atas kekayaan intelektual (HaKI) ke Kemenkum dan HAM serta mendapatkan sertifikat organik dari Badan Pangan PBB (FAO).
Cara tersebut dilakukan agar salak pondoh dapat diekspor ke luar negeri, sehingga harganya bisa terdongkrak. ''Pemerintah sudah memfasilitasi agar salak pondoh bisa diekspor, tetapi sampai sekarang belum maksimal,'' terang Musrin yang menanam salak sejak 1982.
Menurut dia, usaha untuk mengekspor salak pondoh sudah dilakukan sejak 1998. Namun, hingga sekarang kuantitas ekspor salak pondoh masih jauh di bawah 30% dan baru menjamah beberapa negara di ASEAN dan Tiongkok serta Hong Kong. Selain negara tersebut, usaha untuk menembus pasar Eropa dan Amerika terus dilakukan dengan memenuhi berbagai persyaratan yang diminta.
Jatuhnya harga salak saat itu juga disampaikan oleh Mbah Jono, penjual salak di Kecamatan Turi, Sleman. ''Menjual salak sekarang sulit, paling hanya 2-4 kilogram per hari,'' terang dia.
Membaiknya kondisi kebun salak di Sleman pascaerupsi Merapi 2010 ternyata tidak berbanding lurus dengan harga salak. Petani dan penjual salak pun berharap esok hari harga salak akan membaiknya dan semakin banyak salak yang dibeli oleh wisatawan.(N-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved