Diguyur Hujan Satu Jam, Palembang Digenangi Banjir

Dwi Apriani
09/10/2017 19:57
Diguyur Hujan Satu Jam, Palembang Digenangi Banjir
(MI/Dwi Apriani)

SEJUMLAH ruas jalan di Palembang digenangi banjir. Padahal, hujan yang mengguyur Kota Pempek itu hanya berlangsung sekitar satu jam. Bukan hanya menggenangi jalan, banjir juga mengakibatkan macet di mana-mana akibat kendaraan yang merayap.

Hujan turun di Kota Palembang sejak pukul 16.30 WIB hingga 17.30 WIB. Welly Hadinata, salah seorang warga Palembang, mengeluhkan di kondisi jalanan tengah kota di area perkantoran Gubernur Sumsel yang digenangi air sekitar 60 sentimeter.

"Banyak motor yang mogok sehingga macet di mana-mana. Belum lagi ada pengendara motor yang masuk siring (selokan) akibat area itu tertutup banjir. Sehingga banyak pengendara membantu mengangkat motor itu," kata dia.

Hal senada diungkapkan Aap, warga Jalan Kapten Anwar Sastro. Ketinggian air di jalan itu mencapai sekitar 20 cm.

"Saya mau pulang ke rumah, tapi semua jalan tergenang air. Mau tidak mau harus dilalui," kata dia.

Adanya banjir tersebut, diakui Toriq Abdullah, karena selokan di kanan dan kiri jalan sangat pendek.

"Air tidak bisa masuk ke selokan besar, karenanya tumpah ke jalan. Motor saya pun menjadi mogok, jadi harus mendorong sekitar 300 meter untuk mencari bantuan," kata dia.

Tak hanya motor, Toriq mengakui akibat banjir itu banyak kendaraan roda empat yang berjalan lambat.

"Lalu lintas di jalan alternatif ini menjadi penuh dengan kendaraan merayap. Banyak yang mengambil jalan ini karena dikira bisa lebih cepat tapi malah terjadi macet," ungkap dia.

Kejadian serupa terjadi di Jalan Sudirman, kawasan Mapolda Sumsel, Jalan Mayor Salim Batubara Sekip, Jalan Kolonel H Barlian, Jalan Letkol Iskandar IB I, dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palembang, Saiful, menerangkan, pihaknya sudah bekerja maksimal dengan turun langsung ke lapangan untuk menanggulangi banjir di sejumlah wilayah Palembang.

"Banjir ini karena adanya penyempitan drainase karena pembangunan LRT. Saat ini, kita berusaha melakukan pelebaran drainase untuk meminimalisasi banjir," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya