Dua Bocah Kakak Beradik Luka Bakar akibat Ledakan Tabung Gas 3 Kg

Benny Bastiandy
09/10/2017 18:11
Dua Bocah Kakak Beradik Luka Bakar akibat Ledakan Tabung Gas 3 Kg
(ANTARA)

DUA bocah kakak beradik warga Kampung Bolang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bernama Epan, 8, dan Zahra, 4, menjadi korban ledakan gas elpiji yang diduga akibat kebocoran regulator di tabung berukuran tiga kilogram.

"Walaupun kedua bocah yang merupakan warga RT 02/01, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, selamat, tapi mereka harus dirawat intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak karena luka bakar yang dideritanya," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Parungkuda, Ipda Bayu Saeful, di Sukabumi, Senin (9/10).

Dari informasi yang dihimpun, menurut dia, meledaknya gas elpiji subsidi tersebut ketika ibu dari dua bocah itu, Emil Koko Komalasari, sedang memasak. Regulator tabung gas diduga mengalami kebocoran sehingga memicu ledakan. Epan dan Zahra yang tengah bermain tersambar api dari ledakan elpiji itu.

Warga yang mendengar adanya ledakan yang cukup keras dari rumah korban langsung datang memberikan bantuan. Dua bocah kakak beradik itu pun langsung dilarikan ke rumah sakit, dan sekarang kondisi mereka mulai membaik.

"Kami masih melakukan penyelidikan atas kasus ini, tapi kuat dugaan ledakan gas elpiji ini disebabkan bocornya regulator tabung," imbuh Bayu.

Kepala Desa Sundawenang, Wahid, menyatakan, kakak beradik itu mengalami luka bakar, tetapi tidak terlalu parah dan sempat dilarikan ke Klinik Harapan Bunda Parungkuda. Kemudian, keduanya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi karena fasilitasnya lebih memadai.

"Kedua korban sudah mendapatkan perawatan intensif dari petugas rumah sakit dan untuk biaya kami ajukan ke pemerintah agar bisa gratis," ujarnya menambahkan. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya