Mobil Minibus Masuk Jurang di Banjar, Dua Penumpang Tewas

Kristiadi
08/10/2017 19:27
Mobil Minibus Masuk Jurang di Banjar, Dua Penumpang Tewas
(MI/Adi Kristiadi)

KECELAKAAN tunggal terjadi di Jalan Pelita Lingkungan Panatasan, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, mengakibatkan dua orang meninggal di lokasi kejadian dan sembilan lainnya mengalami luka berat setelah kendaraan Carry nopol Z 1109 NA yang ditumpangi mereka mundur hingga masuk jurang sedalam tiga meter.

Peristiwa nahas itu terjadi Minggu (8/10) sekitar pukul 14.30 WIB. sSmua korban dilarikan ke RSUD Kota Banjar.

"Rombongan yang membawa penumpang dari Dusun Wetan RT 03 RW 01, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, tersebut membawa penumpang 11 orang dan mereka direncanakan menengok sanak keluarga yang sakit di Dusun Cigadung, Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Sedangkan kendaraan tersebut tidak kuat menanjak hingga mundur dan masuk jurang sedalam tiga meter," kata Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Fredericus, Minggu (8/10).

Fredericus mengatakan, kejadian itu membuat para penumpang berteriak meminta pertolongan. Mobil minibus yang dikendarai Arifin, 68, tidak bisa melakukan pengereman saat berada di tanjakan, diduga mengalami kerusakan selain karena kelebihan muatan.

Akibatnya, kendaraan tersebut mundur dan masuk jurang. Dalam kejadian tersebut, dua penumpang tewas seketika bernama Rukmana, 60, dan Yayah, 58, sedangkan sembilan penumpang lainnya mengalami luka berat.

"Untuk korban yang meninggal telah dibawa ke rumah duka di Ciamis, tetapi untuk korban lainnya yang telah dievakuasi oleh masyarakat dibantu anggota polisi telah dilarikan ke RSUD Kota Banjar. Mereka rata-rata mengalami luka pada bagian dada, kepala, kaki, dan tangan patah," lanjut Fredericus.

Para korban luka-luka tersebut yakni Neni, 50, Enung, 49, Ooh, 70, Acah, 50, Siti, 38, Anah, 48, Nurma, 5, Atin, 44, Odah, 62 dan Onok, 47," ujarnya.

Sementara salah seorang korban, Siti, mengatakan, rombongan berencana menengok salah seorang keluarganya yang tengah mengalami sakit, tetapi dalam perjalanan menuju lokasi yang menanjak tajam, kendaraan tidak kuat menahan beban hingga perlahan mundur dan bertambah kecang hingga masuk jurang.

Semua penumpang yang berada di dalam kendaraan pun panik dan menjerit histeris meminta pertolongan. Para korban mengalami luka-luka serius karena saling berimpitan.

"Kami hanya mengalami luka pada bagian dada dan lainnya mengalami patah tangan, kaki, kepala, dan lainnya luka. Saya juga tidak menyangka keluarga dan tetangga kami meninggal karena terjepit tempat duduk dan semua korban bertumpuk di dalam kendaraan hingga masyarakat yang datang saling memberikan pertolongan dan mengeluarkan semuanya," paparnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya