Polisi Berdatangan Cegah Bentrok Mahasiswa di Universitas Riau

Antara
05/10/2017 22:18
Polisi Berdatangan Cegah Bentrok Mahasiswa di Universitas Riau
(Ilustrasi--thinkstock)

SEJUMLAH aparat kepolisian tampak mulai berdatangan ke Kampus Universitas Riau, yang hingga Kamis (5/10) malam ini masih mencekam akibat bentrokan antarmahasiswa.

Berdasarkan pantuan Antara, sedikitnya dua unit mobil polisi yang berikut belasan personel kepolisian berhasil memasuki areal bentrokan. Situasi terkini telihat kobaran api menyala di depan Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau. Tidak jelas benda apa yang terbakar. Namun yang pasti, kobaran api terlihat merah menyala dikegelapan areal kampus.

Hingga kini, awak media belum dapat masuk ke dalam areal kampus, lokasi bentrokan antara mahasiswa FISIP dan Fakultas Teknik, Universitas Riau. Mahasiswa yang mayoritas laki-laki juga terlihat memegang kayu dan berjaga di sejumlah titik.

Polisi terlihat beberapa kali berusaha menenangkan para mahasiswa yang terlibat aksi bentrokan. Beberapa kali juga polisi menyalakan sirene. Namun, suara sirene petugas justru diteriaki para mahasiswa yang terlibat bentrok yang meminta petugas pulang.

Selain polisi, terlihat satu unit ambulans serta dua unit mobil pemadam kebakaran juga memasuki areal kampus.

Diberitakan sebelumnya, bentrokan melibatkan ratusan mahasiswa Universitas Riau pecah sedari Kamis siang tadi.

Informasi yang diperoleh Antara, bentrokan terjadi setelah kegiatan wisuda Fakultas selesai digelar. Belum jelas penyebab bentrokan itu terjadi. Namun, diduga bentrokan akibat adanya selisih paham antara FISIP dan FT setelah wisuda, Kamis pagi.

Mahasiswa Teknik diduga konvoi setelah wisuda, sementara bagi mahasiswa FISIP, kegiatan konvoi mengganggu perayaan kelulusan tersebut. Hal itu diduga kuat penyebab pecahnya bentrokan.

Bentrokan antara FISIP dan FT Universitas Riau bukan kali ini saja terjadi. Dalam beberapa kesempatan beberapa tahun lalu, bentrokan antarpenuntut ilmu perguruan tinggi negeri itu pernah terjadi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya