Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pengembangan sektor pariwisata tidak semata-mata karena kawasan wisata menarik, sarana, dan prasarana yang lengkap, atau budaya unik. Namun, keberadaan pramuwisata juga berperan penting dalam memberikan pelayanan kepada para wisatawan yang berkunjung.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Aceh, Syaiba Ibrahim, mengatakan, faktor utama yang harus diandalkan dalam sektor wisata ialah keberadaan pramuwisata yang andal dan cerdas dalam mendampingi pariwisata.
"Tanpa keberadaan pramuwisata, dapat dipastikan daya tarik wisata kurang lengkap. Oleh sebab itu, jika pemerintah benar-benar ingin mengembangkan sektor pariwisata, keberadaan pramuwisata harus mendapat perhatian," kata Syaiba saat acara pembukaan Rapat Kerja Nasional Himpunan Pramuwisata Indonesia di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Rabu (4/10).
Syaiba menegaskan, keberadaan HPI sebagai wadah pramuwisata di Tanah Air mesti diperkuat agar dapat berperan optimal dalam melatih dan memberdayakan anggota untuk berbuat yang terbaik bagi kemajuan pariwisata Indonesia.
"Melihat pentingnya keberadaan pramuwisata ini, wajar jika pemerintah melalui Kementerian Pariwisata memberlakukan proses sertifikasi bagi setiap pramuwisata yang bekerja di lapangan. Pemerintah Aceh tentu sangat mendukung kebijakan ini," sebutnya.
Bahkan, Pemerintah Aceh mengusulkan agar ada modul tambahan yang diujikan kepada calon pramuwisata Aceh, yaitu pemahaman tentang Syariat Islam. Dengan pemahaman ini, pramuwisata dapat menjelaskan dengan jernih tentang Syariat Islam, sehingga tidak menimbulkan misinterpretasi di kalangan wisatawan.
"Khusus di Aceh, kami telah menetapkan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu program yang akan dikembangkan dalam lima tahun ke depan. Sektor ini sangat berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, sebab Aceh memiliki banyak kawasan wisata yang punya nilai jual tinggi," terangnya.
Adapun tugas pramuwisata antara lain, mengatur perjalanan wisatawan ke lokasi tujuan, memberikan penjelasan tentang perjalanan dan objek wisata, membantu mengurus dokumen perjalanan dan barang bawaan wisatawan, memberi pertolongan kepada wisatawan, dan sebagainya.
Ia menyebutkan, guna pengembangan dan target kunjungan wisatawan, Aceh ditopang oleh sedikitnya 808 lokasi wisata yang menarik. Dari jumlah tersebut, 426 di antaranya merupakan kawasan wisata alam, 268 wisata budaya, dan 114 jenis wisata khusus minat.
"Sarana dan prasarana untuk semua kawasan wisata ini akan terus ditingkatkan agar membuat nyaman para tamu yang berkunjung. Untuk mendukung pengembangan ini, maka keberadaan pramuwisata juga sangat penting untuk diperkuat," paparnya.
Ia berharap, agar pelaksanaan Rakernas HPI di Aceh mampu menjadi pemicu dalam memperkuat keberadaan pramuwisata di Bumi Serambi Mekah ini. Oleh karena itu, Syaiba mengimbau agar daerah lain yang telah sukses dalam pengembangan pramuwisata berkenan untuk berbagi pengalaman dengan Aceh.
"Kami yakin, dengan berbagi pengalaman, maka kemampuan yang dimiliki dapat dikembangkan di daerah Aceh. Dengan dukungan itu, kami yakin, Aceh akan mampu tampil menjadi salah satu tujuan wisata utama di kawasan Indonesia bagian barat," lanjutnya.
Ia juga menyebutkan, tahun ini Aceh menargetkan kunjungan wisatawan 2,2 juta orang. Sebagai salah satu Destinasi Wisata Halal di Indonesia dan telah mendapat penghargaan di tingkat internasional. Berbagai fasilitas yang ada diharapkan dapat memanjakan para wisatawan yang berkunjung ke Aceh.
"Even wisata dunia akan banyak diselenggarakan di Aceh. Salah satunya ialah Sail Sabang yang berlangsung 28 November hingga 5 Desember mendatang. Kami berharap HPI turut mempromosikan event ini kepada para wisatawan di Tanah Air, sehingga Sail Sabang dapat menjadi salah satu even internasional yang mampu mendorong wisatawan datang ke negeri kita," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat HPI, Sang Putu Subaya, mengapresiasi dukungan Pemerintah Aceh dalam mendukung aktivitas DPD HPI Aceh serta mendukung pelaksanaan Rakernas HPI ke-17 di Aceh.
"Kami yakin, dengan dukungan dan kerjasama dari Pemerintah Aceh, maka cita-cita untuk memajukan pariwisata di Indonesia dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, khususnya di Aceh akan bica tercapai," paparnya.
Jika sektor wisata berkembang dengan baik, lanjut dia, sektor usaha lain akan turut meningkat, sehingga aktivitas usaha masyarakat semakin menggeliat. Dengan begitu, parawisata akan dapat tampil sebagai salah satu sektor usaha yang mampu berkontribusi optimal bagi pembangunan nasional.
Rakernas HPI diikuiti oleh delegasi dari 21 provinsi, kegiatan ini akan berlangsung hingga Jumat (5/10) besok. Di akhir acara, para peserta juga akan berkunjung ke Kota Sabang Pulau Weh. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved