Pastika Temui Seluruh Konjen Negara Asing Jelaskan Kondisi Bali

Ruta Suryana
04/10/2017 19:37
Pastika Temui Seluruh Konjen Negara Asing Jelaskan Kondisi Bali
(ANTARA)

GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika memberi penjelasan langsung kepada seluruh Konsul Jenderal (Konjen) negara asing yang berada di Bali terkait status Gunung Agung, Rabu (4/10).

Pastika menuturkan, warga negara asing yang akan mengunjungi Bali tidak perlu khawatir terhadap aktivitas Gunung Agung yang kini masih berstatus Awas.

Menurut dia, ada beberapa alasan yang mendasari hal tersebut. Pertama, kata Pastika, jika Gunung Agung meletus, hanya 28 desa di sekitar Gunung Agung yang akan terdampak dan saat ini 28 desa di Kabupaten Karangasem tersebut sudah dikosongkan.

Pemerintah, lanjut Gubernur, sudah mengamankan radius 12 kiloemeter dari puncak Gunung Agung.

"Bahkan yang berada di daerah Candidasa pun tak perlu khawatir karena berada di kawasan yang aman. Jadi, untuk wisatawan yang berada di luar 28 desa tersebut, apalagi di Nusa Dua atau Kuta bisa dipastikan akan aman," katanya.

Ia menambahkan, saat ini aktivitas vulkanik dangkal Gunung Agung menurun dan diharapkan bisa terus menurun dan tidak terjadi erupsi. Pihaknya terus menerima laporan terbaru dari ahli vulkanologi yang memantau kondisi Gunung Agung. Kalaupun terjadi erupsi, pemerintah telah memiliki Badan Penanggulangan Bencana yang telah siap untuk menghadapi berbagai kemungkinan.

Mantan Kapolda Bali itu mengatakanm pemerintah sudah menyiapkan contingency plan (rencana segala kemungkinan) seandainya Bandara Ngurah Rai terpaksa ditutup akibat letusan gunung yang berada di Kabupaten Karangasem tersebut.

Menurut Pastika. pemerintah akan memfasilitasi dan mengakomodasi wisatawan yang akan pulang menuju bandara terdekat seperti bandara di Surabaya atau Lombok.

Gubernur kembali menegaskan agar segala informasi terkait Gunung Agung mengacu pada sumber resmi terpercaya. Menurutnya, banyak informasi yang tidak benar (hoaks) seputar Gunung Agung di dunia maya. Ia juga meminta agar negara asing tak perlu khawatir dengan kondisi Bali.

"Kalau ada yang sudah mengeluarkan travel warning, saya harap sebaiknya segera dicabut," harap Pastika. (OL/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya