Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, meminta warga mewaspadai pergerakan tanah sehubungan curah hujan di daerah itu cenderung meningkat.
"Kami mengingatkan warga mewaspadai pergerakan tanah untuk mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi, di Lebak, Selasa (3/10).
Peringatan kewaspadaan bencana alam tersebut sudah disampaikan kepada relawan kecamatan dan desa menyusul curah hujan cenderung meningkat. Saat ini, Kabupaten Lebak dipetakan sebagai daerah rawan pergerakan tanah karena terdapat daerah aliran sungai juga tofograpi perbukitan dan pegunungan.
Biasanya, peluang bencana alam itu jika intensitas curah hujan meningkat. Saat ini, potensi daerah rawan pergerakan tanah tersebar di 16 kecamatan antara lain Kecamatan Gedong, Cibeber, Cipanas, Muncang, Cirinten, Gunungkencana, dan Sobang. Begitu juga Kecamatan Cilograng, Bayah, Muncang, Cibadak, Bojongmanik, Cimarga, Rangkasbitung, Leuwidamar, dan Cihara.
Sebab, di daerah itu kerap kali terjadi pergerakan tanah karena belum lama ini di Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana. Akibat pergerakan tanah itu dipastikan puluhan rumah warga mengalami kerusakan berat.
"Kami minta warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam itu dapat meningkatkan waspada saat hujan berlangsung," katanya.
Kaprawi menjelaskan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang memperkirakan selama sepekan kedepan curah hujan meningkat. Saat ini, wilayah Kabupaten Lebak merupakan langganan longsor karena selain terdapat DAS juga topografi perbukitan dan pegunungan.
"Kami saat ini tetap berkoordinasi dengan TNI, Polri, PMI, Dinkes, kecamatan, dan desa untuk mengatasi longsor itu," katanya.
Sementara itu, sukarelawan tangguh Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak Ujang mengatakan bahwa pihaknya mempersiapkan tim evakuasi guna membantu warga yang tertimpa musibah, baik banjir maupun tanah longsor. Tim evakuasi itu agar tidak menimbulkan korban banyak akibat bencana alam.
"Kami sudah siap melayani masyarakat saat terjadi bencana alam," katanya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved