Pemprov Sumut Jajaki Bangun Jalan Alternatif Karo-Langkat

Puji Santoso
03/10/2017 18:46
Pemprov Sumut Jajaki Bangun Jalan Alternatif Karo-Langkat
(MI/Dwi)

DALAM rangka percepatan pemanfaatan jalan alternatif Karo-Langkat yang berada di sekitar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Wakil Gubernur Sumatra Utara, Nurhajizah Marpaung, meninjau dan menyusuri jalan tersebut Selasa (3/10).

Ia berharap, jalan tembus dari Kabupaten Karo ke Kabupaten Langkat tersebut segera dapat digunakan.

"Jalan ini merupakan jalan alternatif bagi masyarakat dari dua kabupaten. Dan dapat digunakan sebagai jalur alternatif bencana jika terjadi bencana di dua kabupaten tersebut," ujar Nurhajizah kepada wartawan, Selasa.

Wagub mengawali peninjauan ke jalan sekitar TNGL di Desa Kuta Rakyat, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo. Pada peninjauan tersebut, Nurhajizah didampingi Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Dandim 0205 Kabupten Karo, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, baik dari Provinsi Sumut dan Kabupaten Karo.

"Setelah melakukan peninjauan, Wagub melihat ada beberapa ruas jalan yang masih dalam keadaan tidak layak untuk dilintasi kendaraan roda dua, terutama roda empat," ujar Terkelin.

Oleh karenanya, Wagub memerintahkan kepada Kepala Dinas Bina Marga agar segera mendukung perbaikan jalan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, Haris, mengatakan, pihaknya segera merealisasikannya. Untuk tahap awal, pihaknya akan melakukan pengerasan jalan tersebut.

"Tahap awal, sekitar 6 November akan dilakukan pengerasan," ujar Haris.

Dia memperkirakan pada Desember 2017 jalan tersebut sudah dapat digunakan.

"Sebelum Tahun Baru 2018 jalan rusak kurang lebih 5 kilometer tersebut sudah dapat digunakan," ujarnya.

Terkait areal yang telah dipakai masyarakat untuk tempat tinggal dan untuk lahan pertanian yang termasuk kawasan TNGL, Nurhajizah mengatakan bahwa pemerintah telah berkomunikasi dengan masyarakat yang telah memakai lahan tersebut.

Menurut dia, masyarakat berjanji akan siap dipindahkan jika lahan mereka telah ada dan setelah mereka panen.

"Masyarakat yang telah memakai lahan hutan tersebut bersedia direlokasi setelah panen," kata Wagub.

Bupati Karo sangat menyambut baik terkait perbaikan jalan tembus yang menghubungkan dua kabupaten tersebut.

"Masyarakat Kabupaten Karo sangat berterima kasih dengan perbaikan jalan yang menghubungkan kedua kabupaten tersebut. Dan ini sudah lama dinantikan masyarakat," ujar Terkelin. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya