Ridwan Kamil : Jika Ingin Tingal di Bandung Junjung Tinggi Pancasila

Bayu Anggoro
02/10/2017 10:32
Ridwan Kamil : Jika Ingin Tingal di Bandung Junjung Tinggi Pancasila
(MI/BAYU ANGGORO)

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Bahkan, Emil mengharuskan setiap warga di wilayahnya mengamalkan Pancasila setiap harinya.

"Kalau ingin tinggal di Kota Bandung, harus menjunjung tinggi Pancasila. Terkesan klise, tapi kenyataannya begitu," kata Emil usai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Bandung, Jawa Barat, hari ini.

Emil menjelaskan, pengamalan nilai-nilai Pancasila akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan di Tanah Air. Kondusivitas di masyarakat hingga kualitas jalannya pembangunan sangat dipengaruhi oleh hal itu.

"Nikmat membangun yang aman, nyaman, kondusif. Ini datang dari kesepahaman pemerintah dan warga dalam menjaga Pancasila," ujarnya.

Dia menyontohkan, kekisruhan di beberapa negara yang saat ini terjadi akibat adanya persoalan ideologi. Oleh karena itu, dia meminta semua pihak agar menerima seutuhnya Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara.

"Kalau kita tidak percaya, negara-negara yang terkoyak kondusivitasnya, pasti perangnya ideologi dan keyakinan. Nah ini jangan sampai terjadi. Kita pertahankan Pancasila," katanya.

Dia pun memastikan hal ini telah dijalankannya selama memimpin Kota Bandung. Berbagai program pembangunan yang dilakukan mengandung nilai-nilai Pancasila di dalamnya.

"Saya sampaikan, di Kota Bandung banyak program luar biasa dalam menjaga nilai-nilai Pancasila," ucapnya. Untuk menjaga nilai sila pertama, kata dia, pihaknya mengeluarkan program Maghrib Mengaji dan Shalat Shubuh Berjamaah.

Sedangkan untuk pengamalan sila kedua, Pemerintah Kota Bandung menggalang bantuan warga untuk warga Bali korban erupsi Gunung Agung, hingga bagi warga Rohingya di Myanmar. "Untuk sila persatuan, kita ada kampung toleransi, ada kota ramah HAM (hak azasi manusia)," ujarnya.

Sedangkan untuk pengamalan sila berdemokrasi, pihaknya telah menggelar sekolah kebangsaan ideologi. "Untuk keadilan sosial, ada kredit melati, mesra. Jadi kesimpulannya, kalau ingin melihat sebuah kota yang menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam program inovatif, di Kota Bandung banyak sekali," ujarnya.

Berkat semuanya itu, Emil menyebut kondusivitas di wilayahnya sangat aman dan terkendali hingga saat ini. "Pantauan kita tak ada dinamika. Forkominda sangat solid, sangat kuat. Setiap ada pergerakan membahayakan, selalu segera kita komunikasikan dengan cara-cara dialog," ujarnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya