Empat Kecamatan di Kabupaten Bandung Banjir, Satu Orang Tewas

Bayu Anggoro
30/9/2017 18:22
Empat Kecamatan di Kabupaten Bandung Banjir, Satu Orang Tewas
(Dok. MI)

TINGGINYA intensitas hujan di wilayah Bandung yang terjadi dalam tiga hari terakhir mengakibatkan banjir di empat kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ketinggian banjir langganan setiap musim hujan itu mencapai 100 sentimeter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Tata Irawan, mengatakan, terdapat empat kecamatan di wilayahnya yang terendam banjir akibat hujan deras pada Jumat (29/9), yakni Dayeuhkolot, Baleendah, Bojong Soang, dan Banjaran. Keempat kecamatan tersebut menjadi langganan banjir saat musim penghujan.

"Yang paling parah di Dayeuhkolot, banyak wilayah yang terendam, ketinggiannya pun ada yang mencapai 100 cm," kata Tata di Bandung, Sabtu (30/9).

Menurut dia, sedikitnya terdapat 10 kampung yang terendam di Dayeuhkolot. Sedangkan di kecamatan lainnya genangan air baru terjadi di 1-2 kampung. Tata pun memastikan belum adanya pengungsi akibat banjir tersebut.

"Sekarang juga sudah surut airnya. Kalau hari ini enggak ada hujan, besok juga sudah surut lagi," katanya.

Terlebih, kata dia, daya serap tanah saat ini tergolong tinggi karena dalam kondisi kering. Meski begitu, BPBD Kabupaten Bandung belum menghitung pasti berapa jumlah rumah yang terendam.

"Yang pasti tidak sampai ribuan," katanya.

Selain banjir, hujan deras yang terjadi di Bandung pada Jumat (29/9) itu pun mengakibatkan longsor dan pohon tumbang di Kabupaten Bandung. Longsor yang terjadi di Desa Mandala Mekar, Kecamatan Cimenyan, mengakibatkan satu korban meninggal dunia atas nama Setia Permana, 66.

Menurut Tata, pada Jumat (29/9), di lokasi tersebut curah hujan sangat tinggi sejak sore hingga malam. Akibatnya, rumah korban yang berada di RT 3 RW 12 Desa Mandala Mekar tertimpa longsoran setinggi 6 meter yang menyebabkan tembok rumah jebol.

"Yang tertimpa rumah bagian belakang. Saat longsor, korban sedang menonton TV," katanya seraya menyebut pihaknya sudah mengevakuasi penghuni lainnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya