Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur diminta Gubernur Bali Made Mangku Pastika membeli sapi milik pengungsi dari kawasan rawan bencana (KRB) dan radius 12 kilometer.
Untuk itu Gubernur Pastika menugaskan Kepala Dinas Peternakan Bali dan Sekda Bali berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Timur. "Selama ini banyak warga yang ada di wilayah KRB yang sudah mengungsi. Tapi mereka sering kembali ke rumah hanya karena mengurus hewannya. Ini sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa pengungsi," ujarnya di Tanah Ampo, Jumat (29/9).
Menurutnya, dari hasil pendataan sementara, hingga saat ini sapi yang masih berada di wilayah KRB dan radius 12 km berkisar antara 12 ribu-18 ribu sapi. Ternak ini rupanya yang membuat banyak pengungsi selalu kembali ke daerah asalnya hanya sekadar memberi makanan.
"Saya tugaskan Sekda Provinsi Bali dan Kepala Dinas Peternakan Bali dan Karangasem segera berkoordinasi dengan DKI dan Jatim. Kedua provinsi ini sering mengambil stok sapi dari Bali dalam jumlah yang besar. Coba komunikasikan agar mereka bisa mengambil sapi dari Bali dan fokus kepada sapi yang ada di KRB dan radius 12 km. Karena jumlahnya masih sangat banyak," ujarnya.
Warga yang ada di wilayah KRB dan radius 12 km diminta segera menghubungi petugas terkait untuk segera menjual sapinya. Pemerintah akan menfasilitasi biaya pengiriman, sehingga harga sapi dibeli dengan harga yang wajar dan mengungtungkan peternak.
Belum diketahui berapa jumlah sapi yang akan diambil. Namun bila dalam waktu dekat ini terjadi pemesanan, akan difokuskan pada sapi yang berlokasi di 27 desa tersebut. "Saya minta Pak Sekda berkoordinasi ke sana. Pemerintah akan memfasilitasi biaya pengiriman," ujarnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved