Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika akan menahan gaji aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Karangasem, Bali yang ikut mengungsi dan meninggalkan pelayanan publik.
Padahal ada ASN yang sebenarnya tidak perlu mengungsi. Gubernur Pastika memerintahkan agar ASN yang saat ini berada di tempat pengungsian segera kembali ke Karangasem, dan masuk kerja seperti biasa.
Menurut Pastika, banyak ASN yang menggunakan status awas Gunung Agung untuk tidak masuk kantor. "Saya meminta, agar PNS dari Karangasem harus kembali bekerja. Bahkan, PNS yang kantornya berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) atau yang kantornya berada di 27 desa yang wajib mengungsi, agar kembali dan berkantor di kantor Bupati Karangasem. Kalau tidak, mereka dianggap bolos, melarikan diri. Makanya gajinya tidak bisa diterima," ujar Pastika seusai memimpin rapat koordinasi di Posko Komando di Pelabuhan Tanah Ampo, Karangasem, Jumat (29/9).
Pastika menduga banyak ASN di Karangasem yang ikut mengungsi sekalipun bukan dalam KRB dan radius 12 kilometer. "Saya minta PNS di Karangasem agar segera kembali ke posnya masing-masing, bekerja seperti biasa. Kalau tidak, akan dianggap diserse, pergi tanpa pamit," tegasnya.
Terkait dengan membludaknya pengungsi, Pastika meminta agar warga yang berada di luar 27 desa tetap kembali ke rumahnya masing-masing. "Kita memaklumi memang terjadi fase kepanikan sehingga semua orang ingin mengungsi. Namun sekarang fase itu sudah selesai. Cukup desa yang masuk KRB dan radius 12 kilometer yang mengungsi. Yang lainnya dipersilakan pulang," ujarnya.
Ketegasan Pastika ini dilakukan karena membludaknya pengungsi hanya karena panik. Artinya, lebih banyak warga yang mengungsi hanya karena panik ketimbang radius 12 kilometer. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved