Dedi Mulyadi Mengaku sudah Laporkan soal Mahar Rp10 M ke DPP

Reza Sunarya
28/9/2017 19:19
Dedi Mulyadi Mengaku sudah Laporkan soal Mahar Rp10 M ke DPP
(Dok. MI)

KETUA Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku sudah melaporkan keluhannya terkait permintaan mahar politik sebesar Rp10 miliar ke jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

"Sudah saya sampaikan kepada Sekjen Golkar Pak Idrus Marham," katanya di Purwakarta, Kamis (28/9).

Ia menegaskan bahwa permintaan sejumlah uang itu bukan dilakukan pleh pengurus DPP Partai Golkar, tetapi oleh oknum yang mengaku dekat dengan elite Partai Golkar.

Dedi mengaku melaporkan permintaan mahar politik itu ke jajaran pengurus DPP Golkar atas dasar kekhawatiran tercorengnya marwah partai atas kelakuan oknum tersebut. Ia tidak merasa khawatir pernyataannya tentang permintaan uang itu semakin menghambat proses keluarnya rekomendasi pencalonan gubernur pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Jabar 2018.

"Kalau dianggap menghambat rekomendasi, saya kira tidak, ini kan untuk menjaga marwah partai. Karenanya saya langsung lapor saat itu juga, bahkan kepada ketua umum pun saya melapor," katanya.

Dedi sebelumnya mengungkapkan dirinya pernah diminta menyerahkan Rp10 miliar oleh seseorang yang mengaku dekat dengan petinggi DPP Golkar untuk mendapatkan dukungan maju menjadi calon gubernur pada Pilkada Jabar 2018.

Orang itu memberikan kepastian akan mengeluarkan surat rekomendasi dari DPP Golkar untuk pencalonan Bupati Purwakarta itu di Pilkada Jabar. Namun, Dedi menolak permintaan itu dan menyatakan tidak khawatir jika urung mendapatkan rekomendasi atas sikapnya itu.

"Ketika saya tidak bisa memenuhinya, dia mengatakan rekomendasinya tidak akan keluar," kata Dedi. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya