Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan program tol laut yang digagas oleh pemerintahan Joko Widodo–Jusuf Kalla telah berhasil menurunkan harga bahan-bahan pokok di kawasan timur Indonesia. Dengan keberhasilan program tol laut sebagai konektivitas maritim, ia pun berharap program itu dapat dijadikan contoh untuk meningkatkan dan memperkuat konektivitas di negara-negara yang tergabung dalam Asia–Europe Meeting (ASEM).
Menurut Menhub, hal ini sejalan dengan tema yang diusung dalam pertemuan Transport Senior Official Meeting (TSOM) ASEM ke-4, yaitu 'Menjembatani Asia dan Eropa Melalui Konektivitas Transportasi Terpadu dan Sinergi Rencana Strategis Regional' di Bali.
Di samping itu, Menhub juga berharap agar pertemuan tersebut dapat mematangkan pembahasan Deklarasi Bali. Deklarasi Bali merupakan output dari pertemuan ASEM–TMM yang diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi negara-negara anggota dalam membahas program-program yang akan dilaksanakan secara bersama-sama.
Secara garis besar, dalam Deklarasi Bali memuat butir-butir, yakni (1) menekankan pada konektivitas untuk semua dimensi, (2) ASEM sebagai wadah strategis untuk meningkatkan kerja sama negara Asia dan Eropa, (3) meningkatkan partisipasi swasta/lembaga keuangan dalam melakukan investasi di sector transportasi.
Kemudian (4) mewujudkan pengembangan transportasi berkelanjutan melalui penggunaan teknologi yang lebih efektif dan efisien, (5) mendorong kerja sama yang lebih kuat dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh negara anggota ASEM (negara kepulauan/negara dengan mayoritas wilayah lautan dan Negara dengan mayoritas wilayah daratan termasuk wilayah terpencil), (6) membangun sinergi antara rencana strategis regional di bawah kerangka Uni Eropa, ASEAN, UNECE, UNESCAP, IMO, ICAO, WCO, OSJD, dan OTIF.
Pada kesempatan tersebut, Menhub mengatakan bahwa Indonesia memacu peran BUMN dan swasta dalam pengembangan dan pembangunan infrastruktur transportasi melalui beberapa skema pendanaan.
Untuk itu, pemerintah Indonesia mengundang semua pemangku kepentingan agar ikut serta dalam kerjasama pembangunan transportasi yang akan dilanjutkan melalui studi kelayakan yang akan diimplementasikan dalam form kerjasama tersebut.
Acara yang dihadiri oleh 251 delegasi dari 30 negara tersebut, juga digelar pameran transportasi dan logistik yang diikuti oleh perusahaan yang berasal dari Indonesia dan beberapa negara dari luar, yaitu Uni Eropa, Jepang, Rusia, Italia, Polandia, India, dan Jerman.
Di ajang pameran ini dapat menjadi peluang investasi kerja sama secara khusus melalui ekspose gambaran perkembangan insfrastruktur Indonesia di udara, laut dan kereta api.
Ada 30 booth dalam pameran yang terdiri atas 17 exhibitor dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali, PT Angkasa Pura 1, PT Angkasa Pura 2, PT Pelindo 1, PT Pelindo 2, PT Pelindo 3, PT Pelindo 4, PT Garuda Indonesia, PT Airnav Indonesia, PT Len Industri, PT Pindad, PT INKA, DPP INSA, DPP ALFI, KADIN, BKPM, dan Lembaga Keuangan. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved