IHSAN Barry Nur Ilham, 1,5, anak ketiga pasangan Suherno, 40, dan Suryati, 38, warga Nagarawangi, RT 01 RW 04, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, belum bisa menikmati masa kecilnya.
Setiap kali menangis, dadanya sakit sehingga dia akan batuk berkepanjangan.
"Setiap malam, anak kami sulit tidur dan tidak bisa tidur tengkurap seperti balita lain. Kami sudah membawa dia ke rumah sakit dan dokter memvonisnya menderita jantung bocor dan gangguan paru-paru," papar Suherno, kemarin.
Derita Ihsan sudah terjadi sejak usia empat bulan. Ia mengalami sesak napas dan tulang dadanya menonjol ke luar.
Selama ini, sang anak selalu dibawa berobat ke puskesmas terdekat dan mendapat obat penghilang rasa sakit.
Suherno mengaku sudah pernah membawa anaknya ke RSUD dr Soekarjo dan terakhir ke RS Tasik Medika Citratama.
"Dokter menyarankan Ihsan harus dibawa ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta, sehingga bisa ditangani secara tuntas, tapi kami belum bisa melakukannya karena terbentur dana," tambah Suryati, sang ibu.
Suherno ialah penjahit dengan penghasilan pas-pasan dan istrinya ialah ibu rumah tangga.