Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK keluarga meminta ketujuh korban pil Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, direhabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sultra.
Namun dari tujuh korban tersebut, baru satu orang yang dirujuk untuk menjalani rehabilitasi di BNNP Sultra.
Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Sultra, La Mala, mengatakan, sampai Selasa (19/7) ini keluarga korban obat PCC yang telah meminta agar sanak keluarga mereka yang menjadi korban PCC di Kota Kendari direhabilitasi BNN.
Namun, sampai hari ini baru satu orang korban yang telah mendatangi BNNP untuk meminta rehabilitasi. Mungkin hari ini atau Rabu (20/9) besok mereka akan datang untuk direhabilitasi.
Menurut La Mala, jumlah ini masih minim jika dibandingkan dengan jumlah korban pil PCC yang dirawat di sejumlah rumah sakit Kendari yang mencapai 76 orang.
Namun, pihak BNNP telah mengetahui alamat korban sehingga akan terus memantau korban pil PCC yang saat ini sedang rawat jalan di beberapa rumah sakit tersebut.
Data terakhir yang diperoleh BNNP Sultra, hingga hari ini belum ada lagi penambahan korban terkait pil PCC. Adapun korban terakhir ialah seorang anak 7 tahun yang dilaporkan masuk ke rumah sakit jiwa pada Jumat (15/9) malam.
BNNP berencana akan mendatangi rumah korban pil PCC untuk mengetahui kondisi korban, apakah mereka perlu direhabilitasi atau hanya mendapat perawatan dan pengawasan dari keluarga. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved