NasDem, Golkar Andalkan Infrastruktur Partai di Sulsel

Lina Herlina
14/9/2017 18:53
NasDem, Golkar Andalkan Infrastruktur Partai di Sulsel
(MI/M Irfan)

MENGHADAPI pemilihan gubernur (pilgub) Sulawesi Selatan 2018, Partai NasDem resmi berkoalisi dengan Partai Golkar mengusung Nurdin Halid.

Dengan bergabungnya NasDem, Nurdin yang juga Ketua Harian DPP Golkar resmi mengantongi 25 kursi dewan untuk bisa maju sebagai bakal cagub Sulsel. Syarat minimal partai yang bisa mengajukan pencalonan ialah 17 kursi.

Ketua DPW Partai NasDem Sulsel Rusdi Masse mengatakan, dengan rekomendasi tersebut seluruh kader NasDem akan mendukung Nurdin yang berpasangan dengan Aziz Qahhar Mudzakkar.

"Saya yang bertanggung jawab untuk amanah ini, dan bertangggung jawab atas perintah DPP NasDem. Dan saya perintahkan semua kader partai, dari dewan pimpinan ranting hingga dewan pimpinan wilayah, bupati dan wakil bupati untuk memenangkan NH-Aziz, karena ini perintah dan keputusan partai," urai Rusdi di Makassar, Kamis (14/9).

Sementara itu, Nurdin yang juga menjabat sebagai Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel menyebutkan, infrastruktur NasDem dan Golkar itu besar di Sulsel.

Golkar punya 12 bupati, dan 18 ketua DPRD. NasDem punya lima bupati, 10 wakil bupati dan lima wakil pimpinan dewan. "Ini kekuatan infrastruktur yang maha dahsyat. Sayangnya dari 12 bupati dari Golkar ada dua yang tidak taat azas, yaitu Bupati Gowa dan Luwu," sebut Nurdin.

Selaian itu, konstituen atau pemilih NasDem dan Golkar pada pemilihan legislatif lalu, nilainya bisa mencapai 1,3 juta suara. Sementara Aziz Qahhar yang anggota DPD RI punya suara jelas yang memilihnya sebanyak 1 juta.

"Jika dikumpulkan semua, dengan margin error 30%, kita masih punya 1,8 juta suara. Belum lagi jika semua kader dan mesin partai bekerja. Kita bisa membangun Sulsel Baru bersama merestorasi Indonesia dari Sulsel," pungkas Nurdin. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya