Warga Hormati Islam Aboge yang baru Sholat Idul Adha

Abdus Syukur
03/9/2017 17:53
Warga Hormati Islam Aboge yang baru Sholat Idul Adha
(ANTARA FOTO/Moch Asim)

BERBEDA dengan mayoritas umat Islam, yang telah merayakan Idul Adha pada Jumat (01/09) lalu. Sesuai keyakinannya, penganut Islam Aboge di Krajan Leces, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, baru melaksanakan sholat Idul adha dan penyembelihan hewan kurban pada hari ini.

Meski berbeda dua hari dalam merayakan Idul Adha, warga lainnya yang berada di sekitar lokasi perkampungan Islam Aboge, tetap menghormatinya. Mereka selama ini selalu hidup rukun berdampingan dan saling menghormati keyakinan aliran yang dipeluknya.

Seperti biasanya umat Islam melangsungkan Idul Adha, penganut Islam Aboge dari anak-anak hingga dewasa, mendatangi Masjid Al Barokah. Sebelum memulai sholat Idul Adha, mereka bersama-sama mengumandangkan takbir dan tahmid.

Dengan hidmat, seluruh rangkaian sholat Idul Adha diikuti seluruh jamaah dan dipimpin ulama Islam Aboge setempat, Kyai Buri Mariyah. "Memang selisihnya 2 hari dengan yang lainnya. Kami mendasarkan perhitungan sesuai Kitab Mujarabat yang menjadi pedoman kami. Dan untuk menentukan sholat Idul Adha tahun ini, Islam Aboge menggunakan rumus jalbaji, yakni bulan Dulhijjah diambil 4 dari Tahun Baru Islam," kata Kyai Buri.

Seusai menjalani rangkaian sholat Idul Adha, penganut Islam Aboge menutupnya dengan acara makan bersama seluruh para jamaah. Kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban sebanyak satu ekor sapi dan dua ekor kambing.

Sementara, warga di sekitar lokasi Masjid Al Barokah yang digunakan penganut Islam Aboge beribadah, tetap menghormatinya. Mereka selama ini selalu hidup rukun berdampingan dan saling menghormati keyakinan aliran yang dipeluknya.

Warga memahami keberadaan penganut Islam Aboge di kampung Krajan Leces tersebut, sudah sangat lama dan sudah turun-temurun. Mereka sudah terbiasa hidup bersama dengan rukun dan berdampingan.

"Kami menghormati keyakinan mereka dan kami sudah sejak dulu hidup berdampingan, rukun dan saling menghormati serta menghargai. Tidak ada masalah yang timbul," ujar Abd Wahid, seorang warga. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya