Tim Saber Pungli OTT Diduga Oknum Pejabat Kota Batu

Bagus Suryo
25/8/2017 19:12
Tim Saber Pungli OTT Diduga Oknum Pejabat Kota Batu
(MI/M Taufan SP Bustan)

TIM Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Pusat dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sejumlah orang diduga pejabat di Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur.

Sejauh ini, tim masih melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan tiga orang itu di Markas Polres Kota Batu.

"Mereka diperiksa masih sebagai saksi," tegas Kepala Operasi Tim Saber Pungli Pusat, Brigjen Pol Widianto Poesoko, kepada wartawan di Mapolres Batu, Jumat (25/8) petang.

Ia menjelaskan, setelah menerima laporan masyarakat sekitar sebulan lalu, tim dari Jakarta turun ke lapangan untuk berkoordinasi dengan Tim Saber Pungli Kota Batu.

Setelah itu, tim melakukan surveilans. Sejumlah petugas dilibatkan dalam proses pengamatan terhadap mereka yang diduga melakukan tindak pidana seperti laporan yang diterima tersebut.

"Kami melakukan surveilans termasuk mengecek, dan ternyata benar. Lantas kami melakukan OTT di Kota Malang pada Kamis (24/8) malam," katanya.

Adapun kasus yang ditangani sebagaimana laporan yang diterima ialah dugaan sejumlah aparatur sipil negara Pemkot Batu meminta sejumlah uang ke seorang kontraktor atau rekanan Pemkot.

"Meminta uang ke kontraktor itu sebanyak 18 kali," imbuhnya.

Sejauh ini, tim masih meminta keterangan di Mapolres Batu. Untuk sementara, tiga orang yang terkena OTT itu masih berstatus saksi.

Terkait beredarnya selebaran aliran dana selama 4 Mei 2016 hingga 11 Februari 2017 kepada sejumlah orang sebesar Rp10 juta sampai Rp300 juta, ia menyatakan masih mendalami kebenaran data itu.

"Daftar itu belum tentu benar semua. Masih dicek," tukasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya