Kapolri Ingatkan Jajarannya Cegah Konflik Sosial

Antara
24/8/2017 19:06
Kapolri Ingatkan Jajarannya Cegah Konflik Sosial
(ANTARA)

SELURUH jajaran kepolisian di Tanah Air harus mengantisipasi berbagai potensi konflik sosial agar tidak meledak dan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Konflik sosial jangan pernah terjadi. Kalau meledak, saya anggap gagal," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (24/8), usai memberikan penghargaan kepada sejumlah personel Kepolisian Daerah Sumatra Utara yang berprestasi.

Menurut Kapolri, konflik sosial harus diwaspadai dan dicegah agar tidak meledak karena pengaruhnya sangat besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Meski tidak menginginkan meluasnya kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor, kejahatan itu tidak berhubungan langsung dengan kehidupan bermasyarakat. Namun, berbeda kondisinya dengan konflik sosial yang mampu melumpuhkan aktivitas pemerintahan seperti yang terjadi di Kota Tanjung Balai, Provinsi Sumut.

"Kalau ada gejolak sosial seperti di Tanjung Balai, langsung lumpuh," ucapnya.

Jika mengetahui terjadinya konflik sosial, Tito menyatakan, pihaknya akan menurunkan tim untuk mengecek langsung ke lapangan, terutama kinerja intelijen dan pembinaan masyarakat (binmas).

"Kita akan cek, apakah intel dan binmas memberikan masukan mengenai situasi yang ada," katanya.

Jika intelijen dan binmas sudah memberikan masukan, tetapi pimpinan satuan wilayahnya tidak mengambil kebijakan dan tidak ada reaksi, pihanya tidak segan melakukan pencopotan. Namun, kalau tidak ada masukan sama sekali, akan dilakukan pergantian pimpinan intelijen dan binmas.

"Itu saja menjadi ukuran saya," tegas Kapolri. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya