Wakil Bupati Jepara Dilaporkan terkait Dugaan Ijazah Palsu

Haryanto
22/8/2017 20:58
Wakil Bupati Jepara Dilaporkan terkait Dugaan Ijazah Palsu
(MI/Agus)

SEJUMLAH warga yang tergabung dalam Aliansi Peduli Jepara mendatangi Kepolisian Daerah Jateng di Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (22/8). Mereka melaporkan dugaan ijazah palsu Wakil Bupati Jepara Kristiandi dan berharap polisi segera mengusut kepemilikan gelar sarjana yang bersangkutan.

"Kami berharap, kepolisian bisa mengusut tuntas adanya dugaan ijazah palsu yang dilakukan Wakil Bupati Jepara," kata Yusak, Ketua Alisansi Peduli Jepara seusai menyerahkan laporan ke Mapolda Jateng.

Menurutnya, dugaan ijazah palsu di Kabupaten Jepara ternyata tidak hanya dilakukan wakil bupati, tetapi juga sejumlah pejabat eselon dua dan tiga.

"Kalau kepolisian mau mengusut, kami siap untuk menunjukkan bukti-bukti," kata Yusak.

Ia mengaku sudah melakukan verifikasi ke beberapa perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah, termasuk melakukan kroscek ke Kopertis Wilayah VI Jateng.

"Kami dapat simpulkan bahwa ijazah Wakil Bupati Jepara dan beberapa pejabat di Jepara didapat dengan cara yang tidak sesuai mekanisme akademik perguruan tinggi," imbuh Yusak sambil menyebut kejanggalan yang ditemui pihaknya antara lain materi perkuliahan yang tidak sesuai dengan semester serta nama yang tidak terdaftar di perguruan tinggi.

Oleh karena itu, mereka berharap agar Polda Jateng segera menindaklanjuti laporan warga dengan melakukan penyelidikan mendalam dan beberapa nama terlapor segera dinonaktifkan.

"Setidaknya dengan penonaktifan sejumlah pejabat yang bermasalah di Jepara itu pemerintahan bisa berjalan secara transparan dan kredibel," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya