Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG bocah pelajar Sekolah Dasar (SD) meninggal karena tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Dusun Merbong, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Bocah itu tenggelam terseret derasnya arus Bengawan Solo saat mandi setelah memancing. Jasad bocah itu berhasil ditemukan Tim SAR gabungan setelah proses pencarian selama hampir seharian. Setelah dievakuasi, jenazah korban kemudian diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan.
Korban atas nama Nuruddin Jauhari, 9, siswa kelas 4 SDN Payaman 2, warga RT 08/RW 02 Dusun Merbong, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho.
Berdasarkan informasi dari Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyebutkan, peristiwa tenggelamnya bocah pelajar SD itu terjadi pada Minggu (20/8) sore. Saat itu, sekitar pukul 15.00 WIB, korban memancing di Sungai Bengawan Solo. Korban kemudian mandi, tetapi tenggelam terseret arus Sungai Bengawan Solo.
Petugas Tim SAR gabungan yang menerima laporan, kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Dan setelah belasan petugas SAR bersama warga melakukan penyisiran hingga sehari semalam, jasad korban baru berhasil ditemukan pada Senin (21/8) pukul 13.35 WIB di sekitar lokasi kejadian.
"Kami bersyukur, jasad korban telah berhasil ditemukan," ungkap petugas BPBD Bojonegoro, MZ Budi Mulyono, kepada Media Indonesia, Senin petang.
Dari pemeriksaaan medis, kata dia, tidak diketemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah putra pasangan Amir dan Siti Komariah, yang merupakan warga setempat itu, kemudian diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kasus warga meninggal tenggelam di Bengawan Solo kerap terjadi. Pada bulan lalu misalnya, dua bocah di kecamatan yang sama juga tenggelam di Kali Tinggang yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo. Kedua korban itu yakni Rafa Emilul Fatta Syarif, 6, pelajar kelas 1 SD, warga Dusun Kedungringin RT 08/RW 03 Desa Bancer, dan Chico Dzaki Jumayil Risqulloh, 7, pelajar kelas 2 SD, warga Dusun Kedungringin RT 08/RW 03 Desa Bancer, Kecamatan Ngraho. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved