Bencana Kekeringan di Banjarnegara kian Meluas

Liliek Dharmawan
20/8/2017 22:38
Bencana Kekeringan di Banjarnegara kian Meluas
(ANTARA)

BENCANA kekeringan di Banjarnegara, Jawa Tengah, semakin meluas. Jika pekan sebelumnya ada 2.200 jiwa lebih di tiga kecamatan, kini bertambah tiga kecamatan dengan jumlah penduduk yang krisis air bersih sekitar 4.500 jiwa.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Arif Rahman, mengungkapkan, sebelumnya kekeringan telah melanda 2.200 warga di Desa Jalatunda, Kecamatan Mandiraja, kemudian Desa Kaliajir, Kecamatan Purwanegara, dan Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang.

"Ribuan warga di ketiga kecamatan telah dipasok air bersih. Saat ini, kekeringan telah meluas di empat desa yang tersebar di tiga kecamatan," kata Arif di Banjarnegara, Minggu (20/8).

Menurutnya, ada 4.500 jiwa lebih yang mengalami krisis air bersih, di antaranya ialah warga Desa Karangjati dan Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, kemudian Desa Wanadadi, Kecamatan Wanadadi, dan Desa Sirkandi, Kecamatan Purwareja Klampok.

Dari wilayah-wilayah tersebut, yang paling parah ialah Desa Gumelem Wetan dengan jumlah penduduk yang krisis air bersih hampir 3 ribu jiwa.

"Kami sudah memasok air bersih untuk desa-desa yang mengalami kekeringan tersebut," jelasnya.

Menurutnya, kemungkinan bakal semakin banyak daerah yang mengalami kekeringan karena hujan memang sudah minim. Hal itu berdampak pada menyusutnya volume air sumur maupun sumber mata air. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya