Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Pangkalpinang menyebutkan, sebaran titik panas di Provinsi Bangka Belitung terpantau dari Sensor MODIS Satelit Terra dan Aqua ada 30 titik.
Kepala BMKG Kelas I Pangkalpinang, Muhammad Nurhuda, mengatakan, kondisi cuaca di Babel saat ini panas berawan dengan suhu 32 derajat Celcius dan kecepatan angin 20 kilometer per jam. Kondisi ini rentan terjadinya kebakaran lahan dan hutan.
Berdasarkan data dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan), melalui satelit Terra dan Aqua, di Babel terdapat 30 sebaran titik panas dengan tingkat akurasi 40 hinga 93%.
"Berdasarkan pantauan satelit, di daerah kita ada 30 titik panas dengan tingkat akurasi mulai dari 40% hingga 93%,"kata Nurhuda di Pangkalpinang, Minggu (20/8).
Dia menyebutkan, 30 titik api tersebut tersebar di Bangka Barat, di daerah Jebus 2 titik, Kelapa 5 titik dan Tempilang 1 titik, Bangka Selatan di Pulau Besar dan Simpang rimba masing-masing 2 titik, Payung Payung Toboali 1 titik.
"Untuk Bangka Barat terpantau ada 8 titik, Bangka Selatan 6 titik dengan tingkat kepercayaan 78%," ujarnya.
Sedangkan di Bangka Tengah, lanjutnya, ada 2 titik dengan tingkat kepercayaan 65%, Belitung sebanyak 5 titik dengan tingkat kepercayaan 78%. Di Belitung Timur 8 titik dengan tingkat akurasi 47-93%.
"Sebaran titik panas di Babel terbanyak di Belitung Timur dan Bangka Barat," ungkap dia.
Nurhuda menyarankan kepada seluruh masyarakat hendaknya jangan membakar sampah di hutan atau lahan, sebab sangat berbahaya di kondisi cuaca seperti saat ini.
"Kita hanya bersifat mengimbau, masyarakat jangan buka lahan dengan membakar, selain itu jangan membakar sampah kalau tidak di tunggu dan terakhir hati-hati membuang putung rokok," pinta Nurhuda. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved