Tuding Jadi Penyebab Banjir, Warga Blokir Usaha Pencucian Pasir

Martinus Solo
15/8/2017 20:08
Tuding Jadi Penyebab Banjir, Warga Blokir Usaha Pencucian Pasir
(ANTARA FOTO/Anang Budiono)

SEJUMLAH warga yang merupakan korban banjir di sekitar Kampung Bugis, Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (15/8), melakukan aksi pemblokiran di dekat jalan menuju usaha pencucian pasir. Mereka kesal dan menuding tempat itu menjadi penyebab banjir.

Pemblokiran itu dilakukan setelah mereka sudah sering memperingatkan pemilik usaha pencucian pasir agar menghentikan usaha tersebut karena menyebabkan banjir di sekitar rumah warga. Namun, peringatan itu tidak dihiraukan sehingga warga tidak sabar lagi.

"Kami sudah sering meminta kepada pemilik usaha pencucian pasir agar menghentikan pencucian, karena menyebabkan banjir tetapi tidak diindahkan," tegas Agus Mlik, salah seorang warga korban banjir, ketika ditemui wartawan di sekitar tempat pemalangan di Kampung Bugis, Kota Sorong, Selasa petang.

Ditambahkannya, adanya usaha pencucian pasir berdampak terbawanya lumpur ke permukiman warga yang terbawa banjir. Hal itu jelas mengganggu kenyamanan warga.

"Setiap warga boleh berusaha tetapi jangan membuat usaha yang merugikan orang banyak, dengan menimbulkan banjir yang merugikan kepentingan warga lain," terang Agus lagi.

Ia menambahkan, aksi pemblokiran oleh warga itu sengaja dilakukan untuk menunjukkan kepada Pemda Kota Sorong, agar segera menertibkan para pengusaha pasir cucian yang dinilai merugikan masyarakat sekitar.

Selama ini, usaha pencucian pasir sudah ditertibkan di sekitar jalan arteri, sehingga Pemkot Sorong juga diharapkan melakukan penertiban usaha pencucian pasir yang sama di sekitar Kampung Bugis. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya