PKS Yakin Didukung Gerindra di Jabar

Cikwan Suwandi
14/8/2017 09:27
PKS Yakin Didukung Gerindra di Jabar
(Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman ---ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

KETERSINGGUNGAN Gerindra karena klaim sepihak PKS yang bakal mengusung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu dalam pemilihan gubernur Jawa Barat 2018 hanyalah utopia.

Masalahnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman berani memastikan keduanya sebagai calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Pilkada Jabar 2018. Bahkan, keyakinan itu sudah mencapai 99%.

"Setelah kemarin Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu bertemu Pak Prabowo Subianto (Keta Umum DPP Gerindra), ini sudah 99%. Yang 1% tinggal me-<>launching," ujar Sohibul di Karawang, Jabar, kemarin (Minggu, 13/8).

Sohibul menangkal pemberitaan bahwa pemilihan Ahmad Syaikhu sebagai cawagub dilakukan secara mendadak. "Proses penjaringannya sudah kita lakukan tahun lalu. Dari 10 nama kemudian mengerucut hingga 1 nama. Kita juga sudah melakukan komunikasi politik dengan PAN dan Demokrat, untuk pasangan Deddy-Syaikhu," terangnya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Bucky Wikagoe mengungkapkan nama Syaikhu sebagai cawagub dilontarkan PKS secara sepihak. Itu terjadi karena Gerindra tidak pernah diajak komunikasi membahas hal tersebut. (<>Media Indonesia 1/8).

Penegasan Bucky itu sebenarnya sejalan dengan ungkapan Prabowo yang mempersilakan daerah mengambil keputusan terbaik untuk berkoalisi dalam Pilkada 2018. Hal itu dikatakan Ketua DPD Partai Gerindra Babel Erzaldi Rosman Djohan.

"Saya sudah bertemu Pak Prabowo. Untuk ke partai mana koalisi tidak ada arahan. Ketum mempersilakan Babel ambil keputusan sendiri, tentu keputusan yang terbaik," kata Erzaldi.

Sementara itu, Partai Demokrat masih menunggu hasil survei akhir sebelum memutuskan nama yang bakal diusung di 16 kota dan kabupaten dalam Pilkada Serentak 2018.

Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Iwan Sulanjana menyatakan, sebelum tahapan pilkada dimulai, semua parpol sudah memiliki calon kandidat yang akan dimajukan.

Namun, untuk ke arah koalisi, semuanya masih terus menjalin komunikasi. "Kandidat yang akan diusung harus mengikuti survei yang dilaksanakan DPD dan juga wajib mengikuti segala tahapan yang ditentukan partai," terang Iwan.

Sementara itu, dari Jateng, sedikitnya 1.000 petani dan komunitas seni dari empat kabupaten di wilayah eks Karesidenan Kedu yang mengatasnamakan 'Dulur Ganjar' mendeklarasikan dukungan kepada petahana Ganjar Pranowo.

Salah satu pemrakarsa aksi, Yudha Sudarmaji, yang juga Ketua Paguyuban Seni Jaran Kepang Temanggung, mengatakan kegiatan ini murni inisiatif para petani dan lintas komunitas seni pada calon petahana untuk maju di pilgub Jateng.(RF/LN/DG/TS/PO/PS/BB/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya