Empat Prajurit TNI Hanyut Terbawa Gelombang

Palce Amalo
11/8/2017 18:15
Empat Prajurit TNI Hanyut Terbawa Gelombang
(ilustrasi)

EMPAT prajurit TNI anggota Satuan Tugas Pulau Terluar dilaporkan hanyut terbawa arus gelombang dalam pelayaran dari Oepoli, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menuju Pulau Batek di perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Empat prajurit TNI itu ialah Praka Ronald Maalete, Pratu Sudarman, Pratu Agung Taradipa, dan Pratu Ardi Putra Jati. Tim penyelamat dari Kantor SAR Kupang sudah dikerahkan untuk mencari dan mengevakuasi anggota TNI tersebut.

Kepala Kantor SAR Kupang, Ketut Gede Ardana, sebelum serah terima jabatan kepada pejabat baru di Kupang, Jumat (11/8) siang, mengatakan, perahu karet yang ditumpangi keempat anggota TNI itu terhempas gelombang setelah pulang belanja di Pasar Oepoli, Kamis (10/8) sekitar pukul 17.30 Wita.

Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, mengatakan, empat prajurit TNI tersebut saat ini berada di tengah laut dan dalam kondisi sehat.

"Sudah ada komunikasi menggunakan radio dengan petugas Basarnas dan juga pos Pulau Batek dan mereka menyatakan kondisi mereka juga tidak apa-apa," kata Teguh.

Menurut dia, prajurit mengonsumsi makanan yang dibeli dari Pasar Oepoli. Mereka hanyut terbawa arus karena mesin perahu karet 40 PK mati. Teguh juga membantah informasi yang beredar sebelumnya yang menyebutkan empat prajurit itu hilang. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya